Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Bandang Sukabumi juga Menjadi Keprihatinan Tetangga

📅 Jumat, 06 Des 2024, 03:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Bandang Sukabumi juga Menjadi Keprihatinan Tetangga Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Pemkot Bogor mengirim bantuan kemanusiaan ke lokasi bencana Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/12).

BOGOR – Untuk membantu meringankan para korban banjir bandang di Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyalurkan bantuan kemanusiaan. Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor Hery Antasari, Kamis, mengatakan bantuan yang diberikan dikumpulkan dari berbagai ruang lingkup Pemkot Bogor hingga kecamatan-kecamatan.

“Bantuan yang diberikan berupa natura, sembako, beras, keperluan bayi, makanan instan, dan matras,” kata Hery. Selain menyalurkan bantuan tersebut, kata Hery, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor juga memberangkatkan 10 personel ke lokasi bencana untuk membantu penanganan pascabencana.

Untuk sementara 10 personel stand by di lokasi terdampak bencana, termasuk juga Kalak BPBD. Rencananya mereka akan membantu sampai besok, tetapi melihat situasi dan kondisi. Selain itu, menurut dia, Pemkot Bogor juga berencana memberikan bantuan ke Cianjur Selatan yang juga terkena bencana alam seperti banjir bandang dan pergeseran tanah.

Dinas Sosial Bogor juga akan membuka donasi kemanusiaan untuk masyarakat yang ingin memberi bantuan bagi korban bencana alam. “Apabila masyarakat ingin menyalurkan bantuan, Pemkot Bogor siap menampung. Nanti kita akan salurkan. Untuk mekanismenya masih pikirkan,” ucapnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat sementara bencana banjir bandang melanda 33 titik selama dua hari Selasa (3/12) dan Rabu (4/12).

“Mayoritas kasus bencana terjadi Rabu. Akibatnya ratusan jiwa menjadi korban. Bahkan satu warga dinyatakan meninggal karena tertimbun tanah longsor di Kecamatan Gegerbitung yang hingga saat ini masih dalam pencarian,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena.

Adapun hasil rekapitulasi sementara kejadian bencana untuk bencana tanah longsor terjadi di 13 titik, banjir sembilan titik, angin kencang tujuh titik dan pergerakan tanah empat titik. Semua tersebar di 22 kecamatan. Kemudian untuk jumlah warga yang menjadi korban: 103 kepala keluarga atau 243 jiwa. Yang mengungsi sebanyak 46 KK atau 93 jiwa.

Selanjutnya untuk jumlah rumah yang rusak ada 40. Total kerugian sementara mencapai 695 juta. Menurut Deden, data tersebut masih sementara. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan status tanggap darurat bencana dalam sepekan pascabencana hidrometeorologi. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Busyet… 150 Roda Dua Dika...
Olahraga
Pelatih Mengeklaim, Tim Pan...
Luar Negeri
Asean Mulai Kerepotan denga...
Olahraga
Liverpool Didesak Datangkan...

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liga Inggris, Fulham Tak Ma...

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Fiorentina Tanpa Ampun Diba...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.