Pesan Bisnis Berkelanjutan Dari M-Bloc ke Pelaku Industri Asuransi Jiwa
📅 Kamis, 05 Des 2024, 13:20 WIB | Oleh: Vitto BudiMelalui Marcomm Summit 2024, AAJI kata Novita ingin mengajak pelaku industri asuransi jiwa untuk mengharmoniskan profitabilitas dengan keberlanjutan dan teknologi, terutama kecerdasan buatan.
“Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, kita bersama-sama bisa menciptakan dampak positif yang lebih besar dan memastikan semakin banyak keluarga terlindungi, sehingga kesejahteraan masyarakat Indonesia meningkat,” ajak Novita.
Deputi Komisioner Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Iwan Pasila yang menjadi keynote speaker dalam acara Marcomm Summit 2024 memaparkan, pelaku industri asuransi tidak bisa menutup mata terhadap risiko-risiko yang dihadapi saat ini.
Bukan hanya di Indonesia, di kawasan refional Asia Tenggara dan seluruh dunia kata Iwan sedang menghadapi risiko yang sama. Bahkan, International Association of Insurance Supervisors (IAIS) telah menetapkan enam risiko yang sedang dihadapi bersama dan risiko pertama yang paling banyak berdampak ke industri asuransi jiwa adalah climate risk (risiko iklim-red).
Sebaiknya Anda baca juga:
“Risiko climate terbesar di Asia meliputi bencana alam, kemudian risiko siber, serta kesenjangan dalam perlindungan seperti tabungan pensiun dan risiko longevitas. Kami mendorong penerapan ESG secara luas dan sosialisasinya kepada publik agar keberlanjutan menjadi agenda bersama, memastikan kesejahteraan masyarakat dan perkembangan industri yang berkelanjutan,” kata Iwan.
Dia berharap, kegiatan itu tidak hanya dilihat dari sisi marketing, sebab apapun yang dilakukan perusahaan asuransi, agen asuransi, distributor, back office, harus bisa dikomunikasikan kepada customer.
Ekosistem Bisnis yang Tangguh
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam forum tersebut juga menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka yang membagikan wawasan tentang cara membangun ekosistem bisnis yang tangguh dan berkelanjutan.
Para pemateri antara lain, Associate Professor in Management, Binus University, Dr. Muhammad Ariono Margiono, PhD, yang membahas tentang bagaimana EcoAI dapat menjadi pendorong keberlanjutan dalam operasional bisnis.
Selain itu, ESG Manager Carbonethics, Orin Axel Setyadi yang memaparkan perihal pentingnya penerapan ESG dalam ekosistem industri asuransi yang secara terukur dan terstruktur.
Dari sisi brand, CEO & Founder PT InTouch Innovate Indonesia, Kendro Hendra dalam kesempatan itu memaparkan strategi praktis menghubungkan loyalitas pelanggan dengan upaya keberlanjutan yang dapat meningkatkan performa bisnis.
Kemudian dari sisi kesehatan, Ahli Vaksinasi Dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD, turut memaparkan mengenai kesehatan karyawan sebagai elemen kunci keberlanjutan bisnis.
Begitu pula, Founder & Designer Kunang Jewelry, Dian Suri yang mengangkat materi serta berbagi langkah nyata perihal peran dan pemberdayaan perempuan dalam sektor keberlanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!