Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penerapan pembelajaran berbasis digital di Tolitoli masih belum merata

📅 Senin, 02 Des 2024, 16:22 WIB | Oleh:
Penerapan pembelajaran berbasis digital di Tolitoli masih belum merata Doc: ANTARA/Basri Marzuki
Ket. Ilustrasi sejumlah murid dibimbing guru mengikuti asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) di SD Inpres Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

Tolitoli, 02/12 - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli, Sulawesi Tengah menyebutkan penerapan sistem pembelajaran berbasis digital di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah itu belum sepenuhnya merata.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tolitoli Usman Taba di Baolan, Senin, mengatakan terdapat kendala dalam pembelajaran berbasis digital yakni belum meratanya jaringan internet di Tolitoli.

"Tentunya ada kendala seperti masih minim fasilitas penunjang yaitu komputer jinjing atau laptop di beberapa sekolah di Kabupaten Tolitoli," katanya.

Ia mengemukakan sekolah di Tolitoli yang menjadi kewenangan pemerintah daerah mencapai 80 persen sudah terjangkau jaringan internet.

"Hanya memang perangkat pendukung yang tersedia masih terbatas seperti laptop atau komputer dan masih 20 sekolah di Tolitoli memiliki bantuan Chromebook guna mendukung pembelajaran digital," ucapnya.

Ia menjelaskan pihaknya sedang mengupayakan dalam melengkapi infrastruktur di semua sekolah seperti jaringan internet.

"Paling penting memang fasilitas ini sehingga pemerintah daerah fokus untuk memastikan ketersediaan jaringan internet dan perangkat komputer bagi sekolah-sekolah yang belum mendapat bantuan tersebut," sebutnya.

Pemerintah daerah saat ini melakukan rehabilitasi sejumlah gedung sekolah yang rusak di Kabupaten Tolitoli.

"Ini upaya pemerintah daerah melalui Dinas pendidikan dalam memperbaiki fasilitas pendidikan di SD dan SMP sehingga bisa menunjang pembelajaran berbasis digital ke depan," ujarnya.

Ia berharap agar semua kepala sekolah baik SD dan SMP di Tolitoli yang sudah mendapatkan fasilitas internet dan perangkat belajar lainnya dapat meningkatkan dan maksimalkan pembelajaran berbasis digital.

"Harapannya semua peserta didik di daerah itu dapat lebih memahami perkembangan teknologi, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan," tuturnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tolitoli bahwa pada tahun ajaran 2023/2024 untuk jumlah guru SD sebanyak 229 dan guru SMP berjumlah 68 sekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pegadaian Peduli, 480 Anak Ikuti Lomba Mewarnai di Jakarta Barat
    Layanan WhatsApp BCA KCU pasar baru ??:+62821-3111-184 jl.sudirman.no.8.baru.kecamatan ...
    Layanan WhatsApp BCA KCU pasar baru ??:+62821-3111-184 jl.sudirman.no.8.baru.kecamatan ...
  • Emil Dardak Minta Kader Demokrat Jatim Dahulukan Hajat Hidup Rakyat dari pada Pikirkan Pileg
    Layanan Pelanggan TransNusa akan beroperasi setiap hari dari ...
    Layanan Pelanggan TransNusa akan beroperasi setiap hari dari ...
  • Pertamax Turbo DragFest 2026 di Yogyakarta, Saksikan Gratis Akhir Pekan Ini!
    Hubungi layanan08216363491 Customer Service Di WhatsApp CS BATIK ...
    Hubungi layanan0821?6363?491 Customer Service Di WhatsApp CS BATIK ...
  • Kaltim Genjot SDM Digital! Festival Literasi Resmi Dibuka, Ini Tujuannya
    UNTUK CARA Reschedule Tiket Agoda indonesia +6821-6363-481 Jelaskan Alasan Anda ...
    UNTUK CARA Reschedule Tiket Agoda indonesia +6821-6363-481 Jelaskan Alasan Anda ...
  • Soal Kuota Internet, Menkomdigi Terbitkan SE Wajibkan Operator Seluler Patuhi Putusan MK
    Saluran resmi AirAsia, Anda dapat menghubungi Call Center ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.