Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi selidiki kasus anak gangguan jiwa bunuh ayah di Ponorogo

📅 Minggu, 01 Des 2024, 23:32 WIB | Oleh:
Polisi selidiki kasus anak gangguan jiwa bunuh ayah di Ponorogo Doc: ANTARA/HO - Prastyo
Ket. Polisi melakukan olah TKP di rumah korban pembunuhan oleh anak kandung sendiri yang mengidap gangguan jiwa (ODGJ) di Kelurahan Paju, Kecamatan Ponorogo, Ponorogo.

Ponorogo, Jatim, 01/12 - Polres Ponorogo menyelidiki kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan seorang anak penderita gangguan jiwa (ODGJ) terhadap Bonamin (67), ayah kandungnya sendiri, di rumah mereka di Kelurahan Paju, Kecamatan Ponorogo, Ponorogo, Jawa Timur.

Kapolsek Ponorogo Iptu Sahid Mustofa, Minggu, mengatakan, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga.

Pelaku yang diidentifikasi dengan nama Ridho Prasetyo (26) kini telah dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami sudah membawa terduga pelaku ke RSUD untuk pemeriksaan. Olah TKP telah dilakukan, dan hasilnya akan kami sampaikan kemudian," ujar Sahid.

Korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Sarengat, yang curiga karena Bonamin tidak berangkat ke masjid untuk adzan subuh. Bonamin, yang rutin menjadi marbot, biasanya selalu hadir tepat waktu.

Lurah Paju, Daryono, menjelaskan pada Sabtu malam, warga sempat mendengar suara benturan keras dari dalam rumah korban, diikuti dengan pemadaman listrik.

Namun, mereka tidak menaruh curiga karena mengira suara tersebut berasal dari benda jatuh.

"Suara benturan terdengar saat magrib, kemudian listrik padam. Baru diketahui keesokan harinya," jelas Daryono.

Ridho diketahui rutin mengonsumsi obat dari puskesmas untuk mengatasi gangguan jiwanya.

Selama ini, hubungan antara ayah dan anak tersebut jarang terlihat bermasalah meski mereka tinggal berdua.

"Dia rutin minum obat, dan selama ini jarang terlihat bertengkar," tambah Daryono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.