Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selama Dua Minggu, BPBD Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir

📅 Senin, 25 Nov 2024, 16:57 WIB | Oleh:
Selama Dua Minggu, BPBD Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Doc: ANTARA/Raisan Al Farisi
Ket. Ilustrasi: Warga menggunakan perahu karet untuk menuju rumah saat banjir melanda Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/11).

KABUPATEN BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menetapkan status tanggap darurat banjir sejak 22 November hingga 6 Desember 2024, menyusul banjir yang melanda delapan kecamatan di wilayah itu, akibat cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska mengatakan penetapan status ini untuk mempercepat penanganan dan pemulihan dampak bencana di wilayah terdampak.

“Kami menetapkan status tanggap darurat untuk pemulihan lebih cepat, termasuk evakuasi, pembersihan lumpur, sampah, dan perbaikan infrastruktur yang rusak,” kata Uka di Bandung, Jawa Barat, Senin.

Menurut dia, status tanggap darurat tersebut memungkinkan pemerintah menggunakan Dana Tidak Terduga (BTT) untuk membantu pemulihan lebih cepat.

Uka menyebut hingga saat ini terdapat delapan kecamatan yang masih terendam banjir, antara lain Kecamatan Bojongsoang, Dayeuhkolot, Pameungpeuk, Baleendah, Katapang, Ciparay, Pacet, dan Majalaya.

Dia mengungkapkan pihaknya telah mendirikan posko tanggap darurat untuk penyediaan logistik dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak. “Kami mendirikan tenda di kawasan Taman Air Bojongsoang untuk warga terdampak banjir Dayeuhkolot dan sekitarnya,” kata dia.

Hingga kini, kata dia, BPBD Kabupaten Bandung mencatat sebanyak 2.014 rumah terendam dengan 12.250 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat bencana tersebut.

“Kami masih menerjunkan personel ke lapangan untuk melakukan asesmen agar memastikan jumlah rumah yang terendam dan data korban terdampak secara valid,” kata Uka.

Selain mendirikan tenda pengungsian, lanjutnya, BPBD juga memberikan bantuan berupa sembako, beras, terpal, serta alat kebersihan untuk para pengungsi.

Dia berharap adanya solidaritas dari berbagai pihak, seperti bantuan makanan dan tenda pengungsian, agar dapat meringankan beban pengungsi menyusul keterbatasan logistik dari BPBD.

“Logistik dari BPBD sudah mulai menipis, sehingga kami terus berupaya mencari bantuan tambahan dari pihak-pihak lain untuk mencukupi kebutuhan para pengungsi,” kata Uka.

Banjir di wilayah Kabupaten Bandung ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan luapan Sungai Citarum menggenangi empat kecamatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.