Kementan Pacu Cetak Sawah dan Optimasi Lahan
📅 Senin, 25 Nov 2024, 11:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengakselerasi swasembada pangan nasional melalui program cetak sawah dan optimasi lahan (Oplah), salah satu implementasinya dilakukan oleh Brigade Pangan di Kalimantan Tengah.
“Cetak sawah dan Oplah adalah upaya strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (23/11).
Mentan menyampaikan hal itu sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto, yakni menciptakan swasembada pangan nasional, dengan begitu Indonesia dapat memenuhi kebutuhan domestik sekaligus membuka peluang ekspor.
“Kami sudah meninjau langsung persiapan cetak sawah dan Oplah yang dikerjakan oleh Brigade Pangan. Kami optimistis, swasembada dapat tercapai lebih cepat,” ujar Mentan.
Sebagai dukungan konkret, Kementan memberikan paket bantuan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan), benih, dolomit, serta pupuk. Selain itu, pemerintah juga menyediakan akses pembiayaan melalui perbankan guna mendukung modal kelompok brigade dalam meningkatkan produksi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Amran juga menyatakan kehadiran lembaga keuangan perbankan memberi semangat baru dalam pengelolaan modal dan pendanaan. Menurutnya, perbankan turut memastikan pemberian alat dan mesin pertanian dilakukan secara tepat sasaran dan terukur.
“Dengan perhitungan matang dari perbankan, kami yakin program ini akan berjalan optimal. Hal ini penting untuk mewujudkan swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!