Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Bantu Deteksi Dini Tawuran

📅 Sabtu, 23 Nov 2024, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Bantu Deteksi Dini Tawuran Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Petugas Kepolisian Polres Jakarta Utara mengamankan warga diduga pelaku pengedaran narkoba dan tawuran warga saat melakukan penggerebekan di Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta, Kamis (19/10/2023)./

JAKARTA - Warga diminta membantu untuk mendeteksi dini kemungkinan terjadi tawuran. “Polisi Pamong Praja Jakarta b?menggandeng warga guna melakukan deteksi ini terhadap segala potensi penyebab tawuran yang kembali marak. Tawuran sangat mengganggukeamanan dan ketertiban masyarakat,“ tutur Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta, Arifin di Jakarta Pusat, Jumat.

“Tawuran seharusnya tidak boleh terulang. Oleh karenanya mungkin tindakan tegas nantinya akan bisa dikenakan kepada mereka yang melakukan pelanggaran, khususnya yang tawuran,” katanya. Akan lebih baik lagi apabila seluruh pihak termasuk masyarakat bersama-sama melakukan cegah tangkap.

Sebelumnya, tawuran antarwarga Kebon Singkong, Kecamatan Duren Sawit dan Cipinang Jagal, Kecamatan Pulogadung di JalanI Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur,Kamis malam (21/11) menyebabkan satu orang tewas. Arifin menyebut bahwa tawuran di daerah Klender itu sudah menjadi atensi Satpol PP dan jajarannya.

Arifin mengaku sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah setempat dalam mengamankan.

“Kalau kita bisa mendeteksi dariawal,tawuran itu tidak terjadi. Nah, ini perku dukungan dari semua kelompok warga di sana, apakah ituRT, dan RW,” kata Arifin.

Tak hanya itu, tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat, katanya, seharusnyaturun tangan untuk bisa memberikanbimbingan agar anak-anak dan remaja-remaja tidak tawuran.

Selain satu tewas, tawuran antarwarga Kebon Singkong, Kecamatan Duren Sawit dan Cipinang Jagal, Kecamatan Pulogadung juga ada yang luka. Untuk sementara ini jumlah pelaku tawuran yang mengalami luka-luka tiga orang. Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menyatakan pelaku tawuran yang tewas berinisial TH (52) karena terkena lemparan batu di wajah dan dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati.

Sementara itu, tiga orang yang mengalami luka-luka dibawa ke klinik dan Rumah Sakit Persahabatan, yakni ZA (15) luka bagian leher terkena busur panah, HW (15) dan A (15).

Menurut dia, para pelaku tawuran yang mengalami luka-luka dan meninggal dunia itu berasal dari warga Cipinang Jagal. Sebanyak delapan pelaku tawuran ditangkap. Merekamasih remaja dandibawa aparat kepolisian Kamis malam (21/11).

Nicolas menegaskan, dalam kasus tawuran tidak ada yang namanya korban. Semua itu pelaku tawuran.

“Dua-duanya pelaku karena sama-sama menyerang,” paparnya. Wargamembawa batu, kembang api, bom molotov dan senjata tajam.Tawuran di sini sudah beberapa kali terjadi selama sebulan terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

51 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.