Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anda Pecinta Kucing? Begini Cara Membaca Raut Muka Kucing

📅 Sabtu, 23 Nov 2024, 12:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anda Pecinta Kucing? Begini Cara Membaca Raut Muka Kucing Doc: The Conversation/Shutterstock
Ket. Seekor kucing mampu menampilkan berbagai macam emosi melalui raut muka dan bahasa tubuhnya.

Lauren Dawson, University of Guelph

Kucing adalah binatang peliharaan yang populer: diperkirakan ada 200 juta ekor kucing peliharaan di seluruh dunia. Ada lebih banyak kucing yang dipelihara daripada anjing.

Sekitar 38 persen rumah di Kanada memelihara kucing, 25,4 persen di Amerika Serikat, dan 25 persen di Eropa.

Kucing juga sepertinya sumber hiburan yang bagus. Ada dua juta video kucing di YouTube dan jumlahnya terus bertambah, serta entah berapa banyak kucing yang terkenal di internet, seperti Grumpy Cat dan Lil Bub, yang masing-masing memiliki jutaan pengikut di akun media sosial mereka.

Meski sedemikian populer, siapa pun yang pernah menghabiskan waktu bersama seekor kucing pasti tahu, membaca perilaku kucing bukan hal yang mudah. Satu waktu mereka mencari perhatian Anda dan tak lama kemudian mereka bisa menyerang Anda tanpa memberikan peringatan sebelumnya. Ini lantas menimbulkan pertanyaan: apakah kucing memang brengsek atau mereka hanya salah dimengerti?

Bahasa tubuh kucing

Kucing bisa saja tampak misterius, tapi perilaku mereka dapat membantu kita memahami bagaimana mereka merasa. Posisi tubuh, kepala, telinga, dan ekor kucing adalah penandanya.

Kucing yang merasa gelisah atau takut cenderung mendekam ke tanah, melengkungkan punggungnya ke atas, menurunkan kepala, dan meluruskan telinga.

Kucing yang gelisah atau takut bisa juga memundurkan langkahnya, bersembunyi, membuat bulunya berdiri tegak (piloerection), menggeram, menyerang (termasuk kemungkinan menggunakan kukunya) atau menggigit.

Sementara kucing yang merasa senang biasanya mendekati Anda dengan ekornya berdiri, tubuh dan kepalanya dalam posisi netral, dan telinga yang dimajukan. Ketika beristirahat, mereka menyembunyikan kukunya atau berbaring sembari menyelonjorkan kakinya.

Raut muka juga dapat dijadikan indikator perasaan kucing. Peneliti menemukan bahwa orang-orang tertentu dapat dengan mudah membedakan gambar kucing yang merasakan sakit dari kucing yang tidak merasakan sakit. Meskipun demikian, berbagai raut muka kucing, termasuk saat berada dalam situasi positif, belum banyak ditelusuri lebih lanjut.

Kebanyakan orang tidak pandai membaca raut muka kucing

Sebagai peneliti pascasarjana yang mengkaji biologi hewan yang terdomestikasi, saya menjalankan sebuah penelitian secara daring dengan cara peserta diberikan klip-klip video kucing dalam berbagai situasi. Dalam situasi positif, kucing mendekati, misalnya, pemiliknya untuk meminta makan. Sementara dalam situasi negatif, kucing cenderung berperilaku menghindar, misalnya menjauhi orang yang tidak dikenalnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.