Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mensos Tegaskan Tak Ada Program Bansos untuk Mereka yang Jadi Korban Judi Online

📅 Selasa, 19 Nov 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Tegaskan Tak Ada Program Bansos untuk Mereka yang Jadi Korban Judi Online Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Mensos Saifullah Yusuf (kanan) saat memberikan bantuan di Sentra Phalamartha, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (18/11/2024).

Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan tak ada program bantuan sosial (bansos) untuk judi daring atau online, dan menekankan pentingnya masyarakat, utamanya para penerima manfaat agar menggunakan bansos sesuai peruntukannya.

“Kalau kita tidak ada program untuk judol (judi online), jadi saya tegaskan, tidak ada program untuk itu. Jadi jelas, yang kita garap ini adalah target (bansos) yang memang sudah kita programkan sebelumnya,” kata Mensos ditemui usai memberikan bantuan kepada korban tanah longsor di Pondok Pesantren Terpadu Darussyifa Al Fithroh Yaspida, Sukabumi, Jawa Barat, Senin.

Ia menegaskan agar para penerima manfaat, baik yang menerima bansos maupun program-program yang ada di Kemensos lainnya agar memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya.

“Karena yang kita berikan itu ada syarat-syaratnya, kalau memang untuk anak sekolah, ya untuk anak sekolah, kalau untuk permakanan bayi atau ibu hamil, ya untuk bayi dan ibu hamil, jangan untuk yang lain-lain, apalagi untuk judol, itu sudah jelas enggak boleh, rugi semua itu,” ujar dia.

Gus Ipul juga menegaskan tujuan kunjungannya ke Kabupaten Sukabumi sekaligus untuk melakukan validasi data, juga mengevaluasi program-program bantuan yang selama ini belum tepat sasaran.

“Maka saya sangat senang kalau pendamping atau yang menjadi penanggung jawab kunjungan saya itu, kelompok masyarakat, saya dibawa ke yang tidak tepat sasaran itu, jadi kita bisa evaluasi,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya para pendamping untuk menyampaikan data-data penerima manfaat dengan jujur, serta memilah data agar bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran.

“Saya minta kepada pendamping, mari kita mulai dengan kejujuran. Mari kita buka semua data, mana yang selama ini tempat sasaran, dan mana yang tidak tempat sasaran, jadi kita pilih dan pilah,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Nasional
PT KAI Siapkan 472.659 Tike...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.