Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembelajaran “Coding” Sejak Kelas 4 Sekolah Dasar

📅 Sabtu, 16 Nov 2024, 03:20 WIB | Oleh:
Pembelajaran “Coding” Sejak  Kelas 4 Sekolah Dasar Doc: ANTARA/Nova Wahyudi
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, pembelajaran coding akan diberikan sejak kelas 4 Sekolah Dasar (SD). Pernyataan tersebut menanggapi adanya kritik yang menyebutkan bahwa pembelajaran coding diberikan terlalu dini.

“Tapi ini pilihan dan itu tidak dari kelas 1 SD. Kita mulai dari SD mungkin mulai kelas 4, kelas 5, kelas 6, kemudian SMP,” ujar Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, dalam keterangan resminya, kemarin.

Dia memastikan, pembelajaran coding akan bersifat pilihan. Hal ini dilakukan karena tidak semua sekolah memiliki fasilitas serta koneksi internet yang memadai untuk pembelajaran.

Mu’ti menyebut, sejumlah sekolah sebenarnya sudah ada yang menerapkan pembelajaran coding.

Dirinya terhadap masuknya coding sebagai mata pelajaran pilihan dapat membuat anak-anak Indonesia siap memasuki persaingan global.

“Dan ini tidak sama sekali baru. Di beberapa sekolah di Indonesia itu sekarang sudah ada coding dan artificial intelligence,” katanya.

Pembelajaran Matematika

Mu’ti mengungkapkan, selain pembelajaran coding , stigma terhadap matematika sebagai pembelajaran yang sulit dan menakutkan bagi murid harus dihapus. Guru matematika harus membuat metode pembelajaran yang menggembirakan.

“Kita harus mengubah pemikiran dan persepsi murid tentang matematika. Sejatinya semua ilmu penting dan berinteraksi dengan ilmu lainnya,” jelasnya.

Dia melanjutkan, matematika merupakan mata pelajaran penting dan menjadi interkoneksi terhadap ilmu pengetahuan lainnya. Menurutnya, matematika menjadi pemantik peserta didik untuk berlatih logika yang benar dan melahirkan pola berpikir yang baik.

“Kita harus mengenalkan matematika kepada peserta didik dengan menjelaskan arti penting matematika. Dengan begitu mereka dapat menyadari makna mendalam dari matematika dan dampaknya untuk masa depan,” ucapnya.

Mu’ti menyoroti pentingnya kegunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, matematika harus mulai dikenalkan kepada murid sejak masa Taman Kanak-kanak (TK).

“Mengajarkan matematika bukan berarti hanya belajar menghitung, namun juga melatih motorik untuk mencapai logika yang bagus,” tuturnya. 

Oleh karena itu, Mu’ti mengajak setiap pihak, khususnya guru dan tenaga pendidik lainnya untuk mengubah pemikiran dan persepsi mengenai matematika karena sejatinya semua ilmu itu penting dan berinterelasi dengan ilmu lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.