Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panglima TNI Perintahkan Prajurit Berantas Judi “Online”

📅 Kamis, 14 Nov 2024, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Panglima TNI Perintahkan Prajurit Berantas Judi “Online” Doc: antara
Ket. Berantas Judi “Online”

JAKARTA – Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, memerintahkan jajaran prajurit TNI agar bersama-sama instansi pemerintah dan aparat penegak hukum memberantas judi online. Hal itu mengingat besarnya kerugian yang hampir mencapai 1.000 triliun rupiah akibat judi online. Mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto, Panglima mengatakan kerugian akibat judi online mencapai 981 triliun rupiah atau sekitar 65 miliar dollar AS.

“Presiden Prabowo Subianto menyampaikan adanya potensi kebocoran negara akibat judi online sebesar 981 triliun rupiah atau 65 miliar dollar AS, akibat penambangan ilegal sebesar tujuh miliar dollar AS, dan kebocoran APBN hingga tujuh miliar dollar AS setiap tahunnya,” kata Panglima dalam amanatnya yang dibacakan oleh Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, saat Apel Gelar Pasukan Penegakan Hukum Tahun 2024 di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu (13/11).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi nasional yang digelar secara tertutup minggu lalu (7/11) memerintahkan jajarannya untuk bergerak menanggulangi persoalan tersebut. Mabes TNI menggelar Apel Gelar Pasukan Penegakan Hukum Tahun 2024 di Lapangan PRIMA, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu.

Gelar pasukan itu diikuti 1.200 personel gabungan dari TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Keamanan Laut (Bakamla), Bea Cukai, Imigrasi, Kejaksaan Agung, Badan Narkotika Nasional, dan PPATK. “Bapak Presiden memberi perintah kepada Panglima TNI terkait pelanggaran- pelanggaran yang berpotensi merugikan negara, contohnya judi online, narkoba, penyeludupan, dan korupsi.

Tidak hanya itu, TNI juga siap memberantas pelanggaran lain yang berpotensi merugikan negara sehingga Bapak Panglima memerintahkan pelaksanaan gelar pasukan penegakan hukum di TNI,” kata Danpuspom TNI. Dia menegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan dalam rangka penegakan hukum itu juga bakal digelar di komandokomando utama (kotama) TNI di seluruh Indonesia.

 “Kegiatan ini akan dilaksanakan secara masif, kemudian sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini TNI membentuk satuan tugas (satgas) untuk menanggulangi ancaman-ancaman yang saya sebutkan tadi,” kata Danpuspom TNI. Satuan tugas yang disebut oleh Danpuspom TNI merujuk pada Satgas Pencegahan, Pemantauan, dan Penindakan Pelanggaran Prajurit. Satgas terdiri atas empat subsatgas, yaitu Subsatgas Judi Online dipimpin oleh Komandan Satuan Siber (Dansatsiber), Subsatgas Narkoba, Subsatgas Penyelundupan dan Subsatgas Korupsi.

1731519586_9273f466ff87bdc92184.jpg

Rusak Parah

 Peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa, sepakat dengan perintah Panglima tersebut di mana TNI dan semua penyelenggara negara harus menjadi contoh bagi masyarakat sipil. “Kalau TNI atau aparat ataupun aparatur sipil negara (ASN) terlibat aktivitas judi online, maka secara tak langsung memberi contoh yang buruk kepada masyarakat sipil,” kata Awan.

Kasus yang terjadi di Indonesia termasuk anomali karena oknum di pemerintahan justru yang mem-back up aktivitas ilegal tersebut. Hal itu, paparnya, merusak image negara di mata pelaku usaha global. “Sulit ditemukan ada negara lain yang seperti ini, yang terjadi di RI ini rusak parah, oknum di Kementerian Komunikasi dan Digital justru terlibat,” pungkas Awan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.