Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memasuki Musim Hujan, Dinkes Garut Waspadai Ancaman DBD

📅 Kamis, 14 Nov 2024, 17:09 WIB | Oleh:
Memasuki Musim Hujan, Dinkes Garut Waspadai Ancaman DBD Doc: ANTARA/Feri Purnama.
Ket. Petugas saat melakukan pengasapan untuk memberantas nyamuk DBD di lingkungan Perumahan Malayu Selaras Desa Sirnajaya Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, Jawa Barat.

GARUT - Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Jawa Barat menyampaikan, masyarakat harus mewaspadai potensi ancaman penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), karena saat ini sudah memasuki musim hujan yang bisa menyebabkan banyak genangan air sebagai tempat berkembangbiak nyamuk DBD.

"Iya, diimbau masyarakat untuk mencegah adanya genangan air sebagai tempat berkembangbiaknya nyamuk," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Garut Asep Surachman di Garut, Kamis.

Ia menuturkan, saat ini sudah memasuki musim hujan yang perlu diantisipasi semua pihak, tidak hanya oleh Dinkes Garut, tapi juga seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pencegahan, salah satunya memberantas tempat sarang nyamuk.

Menurut dia, pencegahan lebih baik daripada harus mengobati, karena jika sudah terjangkit DBD dan tidak mendapatkan penanganan cepat dan tepat bisa membahayakan jiwa.

"Pencegahan lebih baik, dan mendapatkan prioritas dalam upaya pengendalian lonjakan kasus DBD," katanya.

Ia menyebutkan, berdasarkan laporan di lapangan jumlah penderita DBD selama Januari sampai Oktober 2024 di daerahnya sebanyak 2.967 orang, 10 orang di antaranya meninggal dunia, sisanya dinyatakan sembuh.

Selama tiga bulan terakhir saat musim kemarau, katanya, kasus penderita DBD di Garut terjadi penurunan, namun kini memasuki musim hujan diprediksi bisa berpotensi meningkat.

"Dalam tiga bulan terakhir, jumlah penderita terus menurun, namun demikian, memasuki musim hujan sekarang ini berpotensi dapat meningkat jumlah penderitanya," katanya.

Meski musim hujan berpotensi muncul kasus DBD, kata Asep, masyarakat tidak perlu khawatir apabila melakukan langkah pencegahan dimulai dari rumah sendiri, lingkungan, dan komunitas untuk menerapkan perilaku hidup sehat.

Selanjutnya, katanya, masyarakat harus membiasakan menerapkan langkah 3M, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, dan mengubur barang yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk DBD.

"Membiasakan 3M, dan diimbau masyarakat untuk gerakan satu rumah, satu jumantik -juru pemantau jentik-," katanya.

Jika ada masyarakat sakit dengan tanda-tanda terjangkit DBD, kata Asep, secepatnya diperiksakan ke fasilitas pelayanan kesehatan agar cepat ditangani secara medis dengan tepat dan terselamatkan.

"Periksakan ke fasyankes bilamana ada anggota keluarga mengalami gejala DBD, kemudian melaporkan ke puskesmas bilamana ada warga yang diduga terkena DBD," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

43 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.