Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Ungkap Tengah Konsolidasi Data untuk Pemberian Subsidi Energi

📅 Rabu, 06 Nov 2024, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Ungkap Tengah Konsolidasi Data untuk Pemberian Subsidi Energi Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
Ket. Mensos Saifullah Yusuf

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan saat ini Kementerian Sosial bersama kementerian terkait lainnya tengah melakukan konsolidasi data untuk pemberian subsidi energi seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) dan listrik agar tepat sasaran.

Kendati belum membeberkan skema pemberian subsidi energi yang akan diterapkan pemerintah karena masih dalam tahap pembahasan, menteri yang akrab disapa Gus Ipul ini menegaskan bahwa penyalurannya akan mengedepankan prinsip tepat sasaran.

"Lagi dibahas kita tunggu aja. Pada prinsipnya jangan sampai subsidi itu salah sasaran maka itu nanti kebijakannya seperti apa kita tunggu tapi Kementerian Sosial dengan beberapa kementerian yang lain sekarang ini diminta konsolidasi data dulu," katanya saat ditemui di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta pada Rabu (6/11).

Menurut Gus Ipul, konsolidasi data merupakan salah satu persiapan dalam pemberian subsidi energi tepat sasaran adalah guna membuat data tunggal yang menjadi pedoman kebijakan sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat sesuai dengan peruntukannya.

"Dalam beberapa waktu ke depan mudah-mudahan bisa terwujud data tunggal itu dan berdasarkan itu kita bekerja," ujar dia.

Diketahui, pemerintah terus mengkaji dan memperdalam formula subsidi energi, terutama harga BBM dan listrik lewat bantuan langsung ke masyarakat agar bantuan dari pemerintah itu dapat tepat sasaran.

"Pemerintah sedang memperdalam itu dan sedang menghitung langkah kompensasi apa yang mau dilakukan. Usulannya tentu diharapkan bisa dalam bentuk yang langsung ke masyarakat. Itu pun pemerintah sedang melakukan kajian," kata Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Airlangga menjelaskan subsidi energi menjadi salah satu perhatian dari Presiden Prabowo Subianto agar daya beli kelas menengah tidak mengalami penurunan.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu mengatakan pihaknya turut memberi masukan terkait beberapa opsi subsidi energi lewat bantuan langsung.

Menurut Mari Elka, formula subsidi lewat bantuan langsung tunai (BLT) harus dikaji terlebih dahulu dampaknya terhadap inflasi, daya beli, industri yang berkaitan dan terutama kemampuan APBN.

"Ini semua harus dihitung secara menyeluruh untuk menganalisa opsi mana yang paling baik. Dan kapan dilakukan, apakah sekaligus, apakah bertahap, itu semua kan mempunyai konsekuensi yang berbeda," kata Mari Elka. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.