Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalimantan Tengah Dukung Pelestarian Bahasa dan Sastra Daerah

📅 Kamis, 31 Okt 2024, 16:41 WIB | Oleh:
Kalimantan Tengah Dukung Pelestarian Bahasa dan Sastra Daerah Doc: ANTARA/HO-Diskominfosantik Kalteng
Ket. Pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Kamis (31/10).

PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan dukungan terhadap upaya pelestarian bahasa maupun sastra daerah sebagai bagian penting dari identitas dan warisan budaya.

Plh Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Akhmad Husain di Palangka Raya, Kamis, mengatakan, upaya pelestarian ini sangatlah penting terutama di tengah dinamika perkembangan zaman yang semakin cepat di era globalisasi dan digitalisasi.

"Melalui program-program yang dijalankan, terutama oleh Balai Bahasa, kita semua dapat menyaksikan langkah nyata dalam menjaga bahasa daerah," ujarnya.

Hal itu dia sampaikan saat membuka Festival Tunas Bahasa Ibu yang diselenggarakan Balai Bahasa.

Menurut dia Festival Tunas Bahasa Ibu bukan hanya menjadi wadah merayakan keberagaman bahasa dan sastra daerah, tetapi juga menanamkan kebanggaan dan kecintaan terhadap bahasa ibu atau bahasa daerah, khususnya kepada generasi muda.

"Festival ini memberi motivasi, inspirasi serta menggugah kesadaran masyarakat luas, untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan bahasa daerah di Kalimantan Tengah," ucapnya.Husain menuturkan, festival ini menjadi sarana strategis menumbuhkan kecintaan yang lebih dalam terhadap bahasa dan budaya daerah, serta menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan kekayaan budaya yang ada di Kalteng.

"Mari kita bersama-sama menjadikan bahasa ibu sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari, sehingga jati diri dan warisan budaya kita tetap lestari dan terjaga," ajaknya.

Kepala Balai Bahasa Kalteng Muhammad Muis menyampaikan, beberapa waktu lalu Badan Pembinaan dan Bahasa melaksanakan kegiatan bertajuk Revitalisasi Bahasa Daerah yang diluncurkan Mendikbud RI pada 2022.

Dari banyaknya bahasa daerah yang ada, Muis menyebut tidak menutup kemungkinan bahasa-bahasa daerah tersebut akan punah karena tidak terintervensi oleh pemerintah."Beberapa bahasa daerah yang ada di Kalimantan Tengah ini pun perlu kita lestarikan, sebab kita tidak ingin bahasa daerah kita punah. Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah sudah merevitalisasi delapan bahasa daerah dalam dua tahun ini," ucapnya.

la menekankan, tujuan akhir dari revitalisasi bahasa daerah ini bukan ajang perlombaan, tetapi bagaimana bahasa daerah bisa terus digunakan oleh generasi muda, sehingga tidak punah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.