Dokter: Lakukan Relaksasi Anak Sebelum Tidur Hindari Mimpi Buruk
📅 Kamis, 31 Okt 2024, 22:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/M Sahbainy Nasution
MEDAN - Praktisi kesehatan dr Andreas Prasadja, RPSGT mengatakan orang tua perlu melakukan relaksasi terhadap anak sebelum tidur pada malam hari untuk menghindari mimpi buruk.
"Untuk itu, sebelum tidur dilakukan relaksasi anak seperti mengajak untuk membaca doa atau bercerita terlebih dahulu," ujar Andreas dalam acara Wealth Wisdom, di Medan, Kamis (31/10).
Ia mengatakan, mimpi buruh terhadap anak bisa dilihat dari ingatkan ketika anak tersebut sudah bangun di pagi hari, terhadap kejadian yang dialami mimpi tersebut.
Lebih lanjut, jika anak tersebut lupa bisa dikatakan indikator menjadi tidur dalam yaitu fase tidur yang disebut juga deep sleep, yaitu fase saat tubuh berada dalam kondisi yang paling rileks.
"Kalau anak-anak biasanya tidak apa-apa. Tapi, kalau anak itu tidak ingat, tapi memiliki khas yang namanya sleep terror biasanya usia empat sampai lima tahun muncul," kata Andreas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengatakan jika anak tersebut mengalami sleep terror atau berteriak tersebut atau sangat ketakutan, atau marah-marah pada saat tidur pada malam hari perlu adanya antisipasi orang tua.
"Oleh karena itu, sebaiknya orang tua menjaga anak tersebut kembali tenang dalam tidur. Karena biasanya di umur enam tahun itu sudah tidak ada lagi," kata Andreas.
Di sisi lain, anak yang tidur pada siang hari juga sangat baik untuk menambah kebugaran tubuh dan pengembangan kecerdasan otak. Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!