Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rehat Singkat di Sela Jalan Kaki Bantu Bakar Lebih Banyak Kalori

📅 Senin, 21 Okt 2024, 17:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rehat Singkat di Sela Jalan Kaki Bantu Bakar Lebih Banyak Kalori Doc: ANTARA FOTO/Jessica Wuysang

JAKARTA - Hasil studi terkini menunjukkan bahwa sesi latihan olahraga singkat dapat membantu membakar lebih banyak kalori dibandingkan sesi panjang latihan tanpa henti, jadi lebih baik mengambil rehat singkat di sela jalan kaki alih-alih memaksakan diri untuk berjalan jauh tanpa berhenti

Menurut hasil studi yang dipublikasikan di Proceedings of the Royal Society B, melakukan sesi singkat jalan kaki atau menaiki tangga memerlukan lebih banyak oksigen dan energi dibandingkan dengan jalan santai yang panjang.

Menurut siaran Medical Daily pada Kamis (17/10), dalam studi itu peneliti mengamati pengaruh durasi berjalan kaki terhadap penggunaan energi tubuh pada sepuluh peserta.

Dalam hal ini, para peserta berjalan di tangga selama 10 hingga 240 detik dengan kecepatan berbeda 0,20, 0,25, dan 0,36 meter per detik serta di treadmill pada kecepatan 1,39 meter per detik.

Hasil penelitian menunjukkan, berjalan atau menaiki tangga dalam sesi 10 hingga 30 detik memerlukan 20 hingga 60 persen lebih banyak oksigen dibandingkan menempuh jarak yang sama dalam satu sesi berkelanjutan.

Para peneliti menjelaskan bahwa ini terjadi karena memulai dari keadaan istirahat memerlukan lebih banyak energi, sedangkan berjalan terus-menerus menggunakan lebih sedikit seiring waktu.

Menurut para peneliti, rata-rata pengambilan oksigen dan biaya metabolik lebih besar dalam sesi latihan yang lebih pendek dibandingkan yang lebih panjang. Sesi latihan 30 detik mengonsumsi 20 sampai 60 persen lebih banyak oksigen dibandingkan ekstrapolasi keadaan stabil.

Para peneliti menyampaikan bahwa hal ini sebagian dijelaskan oleh penyerapan oksigen non-metabolik yang lebih besar secara proporsional dan menyebabkan efisiensi yang lebih rendah untuk sesi yang lebih pendek.

"Ketika kita berjalan dalam sesi yang lebih pendek, kita menggunakan lebih banyak energi dan mengonsumsi lebih banyak oksigen untuk menempuh jarak yang sama. Ini seperti memakai mobil yang mengonsumsi lebih banyak bahan bakar selama beberapa kilometer pertama dibandingkan setelahnya," kata Francesco Luciano, penulis utama studi ini.

Temuan studi ini menawarkan kabar menggembirakan bagi orang tua dan mereka yang merasa kesulitan melakukan sesi latihan panjang tanpa henti.

"Jika kita ingin merancang program untuk mempromosikan aktivitas fisik atau olahraga bagi orang-orang ini, kita perlu memikirkan kembali bagaimana memperkirakan kebutuhan energi mereka dan beradaptasi. Memahami kebutuhan energi dari sesi singkat berjalan dapat membantu kita mempromosikan aktivitas fisik dengan cara yang lebih inklusif," kata Luciano. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.