Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kala Kilang Balongan Mendengar Kebutuhan Para Tuna Rungu

📅 Minggu, 20 Okt 2024, 08:17 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Selain pemberdayaan di sektor hilir, program Perintis menyasar pemberdayaan pada sektor hulu yaitu kebun kopi dan kelompok tani di kaki Gunung Ciremai. Pemberdayaan bekerjasama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Wangi di Desa Cibereum, Kabupaten Kuningan. Kelompok tani yang beranggotakan 30 orang membudidaya kopi yang bijinya kemudian dijual dan menjadi pemasok biji kopi di kedai Kopi Teman Istimewa.

Dari sisi ekonomi, program Perintis mengakibatkan penyandang tuna rungu yang tadinya tidak bekerja menjadi memiliki penghasilan tetap. Pendapatan barista yang bekerja dikafe lebih dari Rp2 juta/bulan, atau di atas UMR Kabupaten Indramayu yang mencapai Rp2,62 juta.

Masyarakat di sekitar kafe Kopi Teman Istimewa turut mendapat manfaat berupa perbaikan jalan, infrastruktur dan media informasi yang ramah terhadap disabilitas, serta kelengkapan fasilitas kebersihan lingkungan. "Kopi Teman Istimewa terbukti berhasil memberikan lapangan pekerjaan bagi para alumni dan berhasil menciptakan ruang inklusi pertama di Kabupaten Indramayu. Selain itu, penerimaan yang baik oleh masyarakat juga menjadi bentuk keberhasilan karena kelompok disabilitas kini tidak minder tetapi juga memiliki harga diri yang baik dengan keterampilan yang mereka miliki saat ini,' ujar Kepala Sekolah SLBN Mutiara Hati Cicih Arningsih

Program Perintis mampu meningkatkan 50% pendapatan UKM setelah menitipkan barang dagangannya di Kopi Teman Istimewa sehingga perputaran ekonomi masyarakat sekitar juga meningkat. Program Perintis mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG's) yaitu poin ke-4. Pendidikan Berkualitas; poin ke-8 yaitu Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi; dan poin ke-10 yakni Pengurangan Kesenjangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Kalah Telak di Piala AFF: T...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.