Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Kill Bill' Plus 'John Wick' Gaya Timo Tjahjanto

📅 Sabtu, 19 Okt 2024, 22:09 WIB | Oleh:
'Kill Bill' Plus 'John Wick' Gaya Timo Tjahjanto Doc: Istimewa
Ket. Aurora Ribero sebagai "13", pembunuh bayaran bernurani mulia dengan keahlian ala Ninja.

Sutradara berbakat, Timo Tjahjanto, baru-baru ini kembali menyuguhkan karyanya lewat Netflix. Bila sebelumnya dia bersama Kimo Stamboel kerap menghasilkan film horor bergaya "gore", senada, "The Shadow Strays" juga menyuguhkan aksi laga sadis seperti yang ditampilkan dalam "The Night Comes for Us" (2018).

Dengan koreografer laga tetapnya Muhammad Irfan (bekerja sama dengan sesama sutradara/koreografer laga Trisna Irawan), "The Shadow Strays" menekankan adegan berdarah yang memukau dan kekerasan yang tak berujung, menegangkan dan luar biasa, mendefinisikan kolaborasi terobosan Timo dan Irfan.

Sedikit klasik, ini tentang pembunuh seorang bayaran dengan skill papan atas dan good looking, namun mendapat "hidayah", saat nuraninya tersentuh rasa kemanusiaan ketika menemukan ketidakadilan dan penindasan terhadap orang di sekelilingnya tak berdaya. Tiba-tiba teringat dengan Uma Thurman dalam trilogi berdarah, "Kill Bill" (2003) yang harus berjuang melepaskan keanggotaannya dari sindikat assasin berdarah dingin karena ingin membesarkan bayi perempuan dalam kandungannya, atau John Wick (2014), saat Keanu Reeves rela melanggar semua aturan organisasi pembunuh bayaran rahasia, karena anjing kesayangannya dibunuh mafia Rusia?

Film ini banyak mengadopsi gaya bertarung jarak dekat ala John Wick oleh "13" (Aurora Ribero), sang karakter utama dalam menghadapi organisasi kriminal di Jakarta yang memiliki koneksi orang-orang penting termasuk oknum aparat baik, yang telah membantai tetangga rusunnya Monji (Ali Fikry). Ibu Monji, Mirasti (Jesyca Marlein). Pembunuh berusia 17 tahun yang tiba-tiba berhati mulia ini juga mengandalkan ilmu bela diri samurai, persis seperti Uma Thurman dalam Kill Bill.

Namun akting para cast lumayan meyakinkan, menyatu dengan koreografi aksi yang lugas, menjadi paket hiburan seru dan pelepas rindu untuk penyuka "Raid" (2011), The Night Comes For Us (2018), "Headshot" (2016),atau Serigala Terakhir (2019).

Di sini Timo, telah menjadi jauh lebih baik dalam menggunakan insting noir dibanding, ketika ia mulai memimpin film tanpa rekan sutradara lamanya Kimo Stamboel. Penyutradaraan adegan aksi Timo juga meningkat pesat dan tidak hanya menjadi lebih berani tetapi juga lebih dinamis dan halus sejak "Headshot", film solo pertamanya, dan juga kolaborasi pertamanya dengan Irfan. Tidak heran Netflix kepincut untuk menayangkan kisah ini.

Rentetan kekerasan dalam "The Shadows Stray" memantul dari satu titik benturan ke titik benturan berikutnya dengan cepat, lalu dengan mulus mengubah tempo dan ritme penyuntingan serta gerakan kamera agar sesuai dengan rangkaian langkah berikutnya.

Rober Ebert menyebut dedikasi Timo terhadap kebaruan konseptual dapat berseiring dengan kreativitas Irfan dan kerja kerasnya bersama tim pemeran pengganti. Bersama-sama, mereka menyusun serangkaian adegan yang hebat, dan mengerikan, yang mencapai klimaks dengan scene klasik, baku tembak di gudang mengingatkan kita pada "Hard Boiled" karya John Woo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.