Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertemuan Kedua, Timnas Indonesia Akan Balas Kekalahan dari Tiongkok

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 17:10 WIB | Oleh:
Pertemuan Kedua, Timnas Indonesia Akan Balas Kekalahan dari Tiongkok Doc: (ANTARA/HO-PSSI)
Ket. Pemain timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On (kanan) dan pemain timnas China Wenneng Xie (kiri) beraksi pada pertandingan antara Indonesia melawan China di Stadion Sepak Bola Pemuda Qingdao, Selasa (15/10/2024). Pertandingan keempat putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C itu berakhir dengan kemenangan China dengan skor 2-1.

JAKARTA - Timnas Indonesia bertekad akan membalaskan kekalahan melawan China dengan skor 1-2 di Stadion Sepak Bola Pemuda Qingdao, Selasa malam, pada pertemuan kedua mendatang yang dijadwalkan pada 5 Juni 2025 di kandang sendiri.

Hal ini dikatakan oleh pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong pada sesi jumpa pers pasca laga, Selasa, setelah menyaksikan anak-anak asuhnya pada laga tersebut tampil dominan dengan 74 persen penguasaan bola dan juga unggul kreasi peluang dengan 14 tembakan yang enam di antaranya tepat sasaran.

"Saya pikir kami mendominasi pertandingan hari ini. Dan pertandingan berikutnya tahun depan di kandang kami, kami mungkin akan melakukan yang terbaik untuk memenangkan pertandingan melawan China ini," kata Shin.

China keluar sebagai pemenang pada laga itu berkat gol-gol yang dilesakkan Baihelamu Abuduwaili pada menit ke-21 dan Zhang Yuning pada menit ke-44.

Indonesia hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Thom Haye pada menit ke-86.

Pelatih asal Korea Selatan itu menilai kekalahan ini karena tim Garuda tak menyangka dengan strategi yang diterapkan tim tuan rumah.

Menurutnya, tim asuhan Branko Ivankovic itu menerapkan strategi klasik seperti umpan-umpan panjang dan juga kick and rush dan hal ini kata dia "agak memalukan".

"Karena kami kalah di pertandingan ini, saya tidak ingin membuat banyak alasan. Namun, saya tidak pernah menyangka tim China akan bermain seperti sepak bola yang sangat-sangat klasik, seperti bola panjang, menggunakan tendangan, menggunakan bola panjang, dan hanya tendangan dan serangan," jelas dia.

Lebih lanjut, ia merasa gol pertama yang diciptakan China adalah karena kesalahan beknya, Shayne Pattynama, yang gagal menjaga bola yang akan keluar lapangan dengan baik.

Pada momen ini, Shenglong Jiang berhasil mencuri bola dari Pattynama sebelum kemudian mengirimkannya kepada Baihelamu Abuduwaili yang bebas di depan gawang.

"Namun, alasan kami kebobolan gol pertama adalah kesalahan bek. Mungkin itulah penyebab kesalahan yang menyebabkan tim kita kalah pada pertandingan hari ini," kata Shin.

"Saya sebenarnya tidak mengapresiasi gaya bermain tim China. Pertandingan berikutnya, kami akan memiliki persiapan yang lebih baik," tambahnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.