Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Sampang Gandeng BRIN untuk Tingkatkan Kualitas Garam

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Sampang Gandeng BRIN untuk Tingkatkan Kualitas Garam Doc: ANTARA/HO-Pemkab Sampang
Ket. Penjabat Bupati Sampang Rudi Arifianto meninjau pembuatan alat pemurnian garam di Desa Pangarengan, Sampang.

Sampang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur, bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam upaya meningkatkan kualitas garam rakyat di wilayah itu.

"Selain bekerja sama dengan BRIN, kami juga bekerja sama dengan sejumlah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan garam," kata Penjabat Bupati Sampang Rudi Arifiyanto di Sampang, Jawa Timur, Selasa.

Rudi menjelaskan kerja sama dengan BRIN itu dilakukan karena institusi itu memiliki temuan dari hasil penelitian yang selama ini dilakukan tentang cara meningkatkan kualitas garam.

Salah satunya dengan membuat alat pemurnian garam yang merupakan cikal-bakal terbentuknya garam.

"Selama ini proses produksi garam di Madura, termasuk di Kabupaten Sampang secara alami, sehingga kualitas garam kurang baik," katanya.

Akibatnya, harga jual garam para petambak garam di wilayah itu, murah karena hanya cocok untuk garam konsumsi.

Sedangkan, harga garam yang mahal dengan kualitas bagus adalah garam industri.

"BRIN bisa meningkatkan kualitas garam dari konsumsi menjadi garam industri tersebut, sehingga alasan itu yang menjadi dasar Pemkab Sampang bekerja sama dengan institusi ini," katanya.

Rudi menuturkan kerja sama dengan BRIN itu juga dalam rangka mendorong peningkatan kesejahteraan petani garam di Kabupaten Sampang.

"Sebab, harga jual garam konsumsi berbeda jauh dengan harga jual garam industri," katanya.

Ia menjelaskan, untuk garam konsumsi saat ini hanya Rp500 per kilogram, sedangkan garam industri mencapai Rp3.500 per kilogram.

Saat ini, pihaknya telah memfasilitasi pembuatan alat pemurnian garam tersebut di Kecamatan Pangarengan, Sampang.

Keuntungan lain dari kerja sama antara dengan BRIN, karena institusi ini juga memiliki mitra pelaku usaha, sehingga hasil produksi garam masyarakat Sampang nantinya bisa dipasok secara langsung pada mitra BRIN itu.

Sementara itu, Rekayasa Ahli Utama BRIN, Mohammad Ismail menjelaskan bahwa proses pemurnian garam itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas garam rakyat yang selama ini stagnan.

"Kita menggunakan alat yang sederhana, namun dengan modal minim, kita optimistis bisa menghasilkan garam industri dengan kualitas minimal 97 persen dan kadar air (MC) 0,05," katanya, menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.