Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OPEC Pangkas Lagi Perkiraan Permintaan Minyak Global 2024 dan 2025

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
OPEC Pangkas Lagi Perkiraan Permintaan Minyak Global 2024 dan 2025 Doc: ANTARA/Xinhua/Dia Canling
Ket. Sebuah mobil terparkir di depan memperlihatkan kantor pusat Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) di Wina, Austria, pada 30 November 2023.

Wina - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) pada Senin (14/10) kembali memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global tahun ini dan tahun depan. Ini merupakan revisi menurun dalam tiga bulan berturut-turut yang dilakukan OPEC.

Dalam laporan pasar minyak bulanannya yang dirilis Oktober ini, OPEC memproyeksikan pertumbuhan permintaan minyak global sebesar 1,93 juta barel per hari (bph) untuk 2024, turun 106.000 bph dari pertumbuhan 2,03 juta bph yang diperkirakan pada bulan lalu.

OPEC mengaitkan penyesuaian tersebut dengan data aktual yang diterima dan dikombinasikan dengan perkiraan yang sedikit lebih rendah untuk kinerja permintaan minyak di beberapa kawasan.

Terlepas dari revisi menurun yang dilakukan ketiga kalinya secara beruntun, OPEC mengatakan pertumbuhan permintaan minyak dunia tahun ini masih jauh di atas rata-rata historis sebesar 1,4 juta bph yang tercatat sebelum pandemi COVID-19.

Untuk tahun depan, organisasi negara-negara produsen minyak itu memangkas estimasi pertumbuhan permintaan minyak global 2025 menjadi 1,64 juta bph dari perkiraan bulan lalu sebesar 1,74 juta bph.

Sebelum ini, OPEC telah dua kali menurunkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2024 dan 2025 di dalam laporan pasar bulanannya yang diterbitkan pada Agustus dan September. Hingga Agustus, OPEC mempertahankan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak globalnya sebesar 2,25 juta bph untuk tahun ini dan 1,85 juta bph untuk tahun depan sejak kedua perkiraan tersebut pertama kali dibuat pada Juli tahun lalu.

Pada bulan lalu, delapan negara anggota OPEC+, organisasi yang terdiri dari OPEC dan sekutu-sekutunya, mengumumkan perpanjangan pemangkasan produksi minyak sukarela selama dua bulan hingga November. Kedelapan negara tersebut akan mulai menghentikan pemangkasan output ini secara bertahap pada Desember.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

46 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.