Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perampok Perhiasan Bekasi, Beraksi 12 Kali

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 03:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perampok Perhiasan Bekasi, Beraksi 12 Kali Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu (kanan) bersama Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Polisi Wira Satya Triputra.

BEKASI - Komplotan perampok perhiasan sebuah rumah di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, yang terjadi Senin (23/9) ternyata telah beraksi sebanyak 12 kali. "Untuk saat ini baru 12 TKP yang diakui. Kami akan mendalami lagi," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Kasubdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu, Senin.

Rovan menambahkan, 12 tempat kejadian perkara (TKP) tersebut di Bekasi Selatan, Ciledug, Bekasi Utara, Bekasi Timur (dua), Neglasari, Teluk Naga (tiga TKP) dan Pinang (dua). Rovan menyampaikan, masih mendalami pengakuan para tersangka. Dia juga minta masyarakat melapor apabila ikut menjadi korban perampokan komplotan tersebut.

"Masyarakat yang menjadi korban dengan modus serupa bisa melaporkan untuk membantu penyidikan," katanya. Terkait motif para pelaku, Rovan menjelaskan, aksi perampokan yang dilakukan oleh komplotan tersebut dipicu motif ekonomi.

"Motifnya memang menjadi mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," jelasnya. Polda Metro Jaya telah menangkap lima perampok perhiasan senilai 350 juta rupiah di sebuah rumah Kota Bekasi, yang terjadi Senin (23/9).

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi, menyatakan, kelima pelaku berhasil ditangkap Kamis (10/10) di tiga lokasi. Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Wira Satya Triputra, menjelaskan, perampokan tersebut terjadi saat korban meninggalkan rumah ke pasar pada hari Senin (23/9).

Rovan menambahkan R, JN, AH dan AR berperan menjadi eksekutor dalam perampokan tersebut. Sedangkan HAS menjadi penadah barang hasil rampokan. "Menurut keterangan para pelaku barang bukti hasil kejahatan dijual dengan total harga 48.000.000," katanya. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.