Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Partisipasi ke Koperasi Rendah

📅 Sabtu, 12 Okt 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Partisipasi ke Koperasi Rendah Doc: istimewa

JAKARTA - Koperasi berperan penting dalam mendorong peningkatan kapasitas usaha kecil dan menengah (UKM), sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat. Karena itu, peran aktif masyarakat dalam menggerakkan koperasi perlu terus ditingkatkan.

Deputi bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), Ahmad Zabadi, menyampaikan koperasi menjadi wadah sangat strategis untuk mengumpulkan berbagai usaha kecil guna meningkatkan skala ekonomi mereka sehingga dapat menjadi bagian dari rantai pasok industri.

"UMKM mayoritas skala mikro kecil dan terbatas skala usahanya, maka wadah yang paling tepat mengatasi itu adalah melalui koperasi," ujar Ahmad dalam siaran pers kementerian yang diterima di Jakarta, Jumat (11/10).

Dia mengemukakan meskipun prinsip-prinsip koperasi telah terbukti efektif dalam mendorong kinerja bisnis di banyak negara maju seperti Koperasi Susu Fonterra di Selandia Baru dan Koperasi Mondragon di Spanyol, implementasinya di Indonesia masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait dengan aspek pengelolaan koperasi yang kurang profesional dan kurangnya partisipasi masyarakat terhadap koperasi.

"Di beberapa negara maju yang kita sebut sebagai kampiun kapitalis justru tingkat partisipasi penduduknya untuk bergabung ke koperasi sangat tinggi, tetapi di Indonesia jauh di bawah rata-rata dunia atau hanya sekitar 9,5 persen dari total populasi penduduk," kata Ahmad.

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap koperasi, Ahmad menyebut Kemenkop UKM telah melakukan berbagai inisiatif untuk mengubah citra koperasi, salah satunya adalah melalui percepatan pembangunan pabrik minyak goreng yang berbasis koperasi.

Melalui program ini, Kemenkop UKM berharap petani sawit dapat terlibat dalam seluruh proses produksi minyak sawit, mulai dari perkebunan hingga menjadi produk akhir. Dengan begitu, pendapatan mereka tidak hanya bergantung pada harga tandan buah segar (TBS).

Kemenkop UKM juga sedang gencar mendorong pembangunan SPBU khusus nelayan anggota koperasi, agar akses terhadap solar bersubsidi menjadi lebih mudah dan sesuai harga pasar.

Kementerian juga menginisiasi program Koperasi Multi Pihak (KMP) yang dikukuhkan dalam payung hukum Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 8 Tahun 2021.

Perkuat Pengawasan

Saat ini, Kemenkop UKM tengah melakukan pendataan dan verifikasi koperasi seluruh Indonesia untuk menentukan koperasi tersebut masuk kategori open loop (terbuka) atau close loop (tertutup). Hal itu dimaksudkan untuk memperkuat pengawasan koperasi.

Asisten Deputi Pengawasan Koperasi Kemenkop UKM, Adji Permana, dalam rapat pelaksanaan pendataan dan penilaian usaha simpan pinjam koperasi di Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/10), mengatakan verifikasi tersebut akan melibatkan Dinas Koperasi dan UKM dan tim verifikator dari PT Surveyor Indonesia.

Koperasi open loop adalah koperasi yang layanannya tidak terbatas pada anggota saja, melainkan terbuka untuk umum, termasuk non-anggota. Sementara itu, koperasi close loop adalah koperasi yang layanannya hanya terbatas pada anggota dan koperasi lainnya.

"Daftar koperasi yang masuk kategori open loop akan diserahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) paling lambat 12 Januari 2025, sedangkan koperasi close loop akan tetap mendapat pembinaan dan pengawasan dari Kemenkop UKM," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.