Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Apa Itu RNA-mikro yang Ditemukan Duo Ilmuwan AS Peraih Nobel Kedokteran?

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Besarnya jasa Ambros dan Ruvkun

Ambros dan Ruvkun sendiri menemukan keberadaan RNA-mikro saat mempelajari cacing kecil. Mereka menyadari bahwa kumpulan molekul ini bisa mengendalikan pertumbuhan cacing tersebut. Belakangan, para ilmuwan menemukan bahwa manusia dan hewan lain juga memiliki RNA-mikro.

Fakta bahwa RNA-mikro ditemukan pada banyak spesies menunjukkan pentingnya peran molekul kecil ini di dalam sejarah evolusi makhluk hidup.

Memahami RNA-mikro bisa membuka jalan baru untuk mendiagnosis penyakit lebih dini serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam soal cara kerja tubuh kita.

Kini, para ilmuwan sedang mengeksplorasi cara menggunakan RNA-mikro sebagai terapi pengobatan untuk berbagai penyakit. Penelitian kami menemukan bahwa beberapa RNA-mikro sangat baik dalam mematikan sel kanker. Karena itu, RNA-mikro yang berasal dari sel kanker berpotensi digunakan untuk pengobatan penyakit tersebut.

Lewat penemuan RNA-mikro, kita seolah menemukan seperangkat alat baru yang digunakan tubuh agar tetap sehat. Pengetahuan ini membantu para ilmuwan dan dokter menemukan cara baru untuk mengobati individu yang mengalami masalah kesehatan.

Hadiah Nobel ini mengukuhkan pentingnya penemuan RNA-mikro bagi dunia kedokteran maupun pemahaman kita soal kehidupan. Penelitian awal Ambros dan Ruvkun yang dilakukan pada tahun 2003 silam mendorong berbagai penelitian lain soal cara kerja mendasar tubuh makhluk hidup-yang sangat penting bagi kehidupan yang kita kenal hari ini.

Hadiah Nobel yang mereka terima menegaskan pentingnya temuan ini dalam mengubah pemahaman kita soal regulasi gen. Ini sekaligus membuka jalan baru untuk penelitian dan perawatan medis lainnya. Penemuan ini menunjukkan bahwa hal-hal kecil di dalam sel tubuh bisa berdampak besar pada kesehatan dan kesejahteraan kita secara keseluruhan.The Conversation

Justin Stebbing, Professor of Biomedical Sciences, Anglia Ruskin University

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.