Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Integritas, BPK Serius Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan

📅 Selasa, 08 Okt 2024, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Integritas, BPK Serius Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan Doc: ANTARA/HO-BPK
Ket. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Isma Yatun (tengah) beserta jajaran BPK (kanan) menerima kedatangan Country Manager BSI Group Nolia Natalia (kiri) dan tim dari BSI Group selaku auditor sertifikasi SMAP ISO 37001:2016 di Kantor Pusat BPK, Jakarta, Kamis (3/10/2024).

JAKARTA - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Isma Yatun mengatakan pihaknya serius memperkuat integritas melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Ini sebagai bagian dari langkah strategis menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan lembaga.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan dengan Country Manager BSI (British Standards Institution)?????Group Nolia Natalia dan tim dari BSI Group selaku auditor sertifikasi SMAP ISO 37001:2016 di Kantor Pusat BPK.

"Pertemuan ini merupakan bentuk komitmen dari top management BPK terhadap keseriusan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di BPK," ucapnya dalam keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Selasa (8/10).

Sertifikasi tersebut merupakan standar internasional SMAP dalam rangka memberikan assurance bahwa BPK telah mengambil langkah-langkah terbaik untuk mencegah praktik korupsi dan penyuapan di dalam organisasi.

Sertifikasi SMAP ISO 37001:2016 mengatur pedoman dan prosedur untuk mengidentifikasi, mengelola, serta meminimalkan risiko penyuapan. Hal itu selaras dengan tujuan BPK dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas.

"Ini merupakan komitmen nyata BPK dalam memerangi penyuapan," kata Isma.

Pihaknya turut berkomitmen menjalankan, memenuhi, dan meninjau secara berkala seluruh persyaratan dalam SMAP guna mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan dengan efektif dan konsisten.

Melalui kebijakan itu, BPK berupaya selalu mendorong peningkatan kepedulian di kalangan internal dan eksternal dengan melibatkan setiap pihak yang memiliki itikad baik dan keyakinan wajar dalam pelaksanaan program antipenyuapan.

Implementasi SMAP juga merupakan bagian penting dari penerapan Kerangka Kerja Manajemen Integritas (KKMI) di lingkungan BPK.

"Dengan adanya sistem ini, diharapkan meminimalkan potensi kerugian dari segi finansial maupun non finansial yang dapat merugikan reputasi lembaga," ungkap dia.

BPK mengharapkan penerapan SMAP dapat meningkatkan kepercayaan publik, serta memastikan bahwa setiap proses pemeriksaan keuangan berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntabilitas dan integritas yang tinggi.

Penerapan SNI ISO 37001:2016 SMAP di BPK telah dimulai sejak April 2024 dan telah melalui berbagai tahap, mulai dari tahap kajian kesenjangan, tahap pengembangan dan penerapan, tahap audit internal, dan tahap audit sertifikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.