Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jadikan RTH Gadobangkon Sukabumi sebagai Sarana Edukasi dan Wisata

📅 Minggu, 06 Okt 2024, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jadikan RTH Gadobangkon Sukabumi sebagai Sarana Edukasi dan Wisata Doc: ANTARA/Aditia A Rohman
Ket. Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau Alun-Alun Gadobangkong yang berada di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jabar.

Sukabumi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menjadikan ruang terbuka hijau (RTH) atau Alun-Alun Gadobangkong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sebagai sarana edukasi dan wisata untuk warga dan wisatawan.

"RTHini awalnya dikelola oleh Pemprov Jabar, tetapi saat ini untuk pengelolaannya sepenuhnya diserahkan kepada kami. Maka dari itu, kami menunjuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi sebagai pengelolanyaagar berkonsep edukasi wisata," kata Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman di Sukabumi, Sabtu.

Menurut Ade, konsep RTH ini tentunya berbeda dengan RTH pada umumnya. Alun-Alun Gadobangkong ini tidak hanya sebatas sarana tempat berkumpulnya warga, tetapi di dalamnya terdapat edukasi untuk pengunjung.

PadaRTHitu terdapat keanekaragaman hayati endemik selatan Kabupaten Sukabumi, sehingga pengunjung bisa mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan.

Kemudian, di lokasi, selain disediakan papan informasi juga ada petugas yang siap membantu warga maupun wisatawan yang ingin tahu lebih jauh tentang keragaman hayati endemik khususnya Palabuhanratu.

Selain itu, RTH ini pun dijadikan lokasi berbagai kegiatan untuk seperti kesenian, kebudayaan dan kearifan lokal lainnya untuk mendukung program pariwisata daerah itu yang bertaraf internasional.

"Keberadaan RTH Gadobangkong di kawasan Unesco Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu tentunya bisa membantu meningkatkan kedatangan wisatawan ke daerah ini karena selain memiliki berbagai sarana pendukung wisata juga dilengkapi oleh sarana edukasi," tambahnya.

Sementara, Kepala DLH Kabupaten Sukabumi Prasetyo mengatakan pihaknya terus melakukan penataan serta penertiban terkait tempat parkir dan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) agar tidak terlihat semrawut atau kumuh.

Sesuai konsep awal sebagai kawasan edukasi dan wisata, pihaknya pun telah mempersiapkan segala sesuatu untuk mendukung konsep tersebut.

Di lokasi DLH telah menyiapkan berbagai sarana pendukung untuk edukasi kebudayaan, lingkungan hidup, pariwisata dan lain-lain.

"Agar keberadaan RTH ini lebih optimal, kami sudah mempersiapkan kegiatan 'car free day' dan promosi produk UMKM lokal," katanya.

Pihaknya pun saat ini tengah melaksanakan pengadaan pohon endemik untuk menyerap polusi yang juga untuk menambah nilai estetikanya.

Vegetasi tanaman ini sebagai pelindung yang akan menjadikan suasana lebih sejuk dan indah, serta berkontribusi mengurangi dampak perubahan iklim.

Data yang dihimpun ANTARA menyebutkan, RTH ini memiliki luas 10.200 meter persegi dan diserahkan ke Pemkab Sukabumi dari Pemprov Jawa Barat mulai pertengahan September 2024 dan sempat menyedot anggaran saat direvitalisasi oleh Pemprov Jabar mencapai Rp15,6 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
LRT Jabodebek Targetkan 30 ...
Olahraga
Marc Marquez Menangi MotoGP...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.