Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri PUPR Cek Kesiapan Kantor Kemenko di IKN

📅 Sabtu, 05 Okt 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Menteri PUPR Cek Kesiapan Kantor Kemenko di IKN Doc: ISTIMEWA
Ket. BASUKI HADIMULJONO Menteri PUPR - Besok yang jelas tanggal 8 dan 9 Oktober itu ada peresmian. Peresmian prasarana-prasarana yang sudah selesai pada saat ini.

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengecek kesiapan kantor-kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Mengecek juga progres pembangunan tower rumah susun (rusun) hunian ASN di Nusantara.

"Saya Jumat sore ke sana. Saya langsung mengecek kesiapan kantor-kantor Kemenko, untuk bisa dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun presiden terpilih Prabowo Subianto, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Anas, untuk bisa merencanakan pemindahan aparatur sipil negara (ASN), termasuk huniannya," ujar Basuki, di Jakarta, Jumat (4/10).

Seperti dikutip dari Antara, Basuki menjelaskan yang kemarin pada waktu bertepatan dengan peringatan 17 Agustus, sudah selesai 12 tower. "Sekarang kami mau cek, katanya sudah ada lebih dari 12 tower rusun," katanya.

Pengecekan kantor Kemenko dan sejumlah prasarana lainnya terkait dengan rencana peresmian sejumlah prasarana di IKN pada pekan depan. Basuki menyampaikan training center untuk PSSI di IKN juga rencananya turut diresmikan pada pekan depan.

"Besok yang jelas tanggal 8 dan 9 Oktober itu ada peresmian. Peresmian prasarana-prasarana yang sudah selesai pada saat ini," kata Basuki.

Sebagai informasi, Presiden Jokowi memperkirakan pembangunan IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara akan selesai sekitar 10 sampai 15 tahun mendatang. Presiden Jokowi menegaskan pembangunan di IKN tidak hanya mencakup Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), seperti Istana Presiden, Istana Wakil Presiden, kantor Kemenko, dan kantor kementerian.

Banyak Fasilitas

Namun, di luar KIPP juga nantinya banyak fasilitas yang dibangun, di antaranya rumah sakit, universitas, dan hotel.

Kepala Negara menekankan melalui pembangunan IKN, pemerintah ingin menunjukkan Indonesia memiliki kemampuan untuk membangun Ibu Kota negara sesuai keinginan dan desain pemerintah, meskipun memakan waktu yang cukup lama.

Sebelumnya, Menpan RB, Abdullah Azwar Anas, mengatakan pemindahan ASN ke IKN masih menunggu keputusan dari pemerintah yang baru di bawah presiden terpilih Prabowo Subianto. Berdasarkan arahan yang baru disebut pemerintah masih harus menuntaskan ekosistem IKN yang ada di Kalimantan Timur.

"Saat ini sebenarnya sudah ada 500 unit apartemen yang siap huni, tetapi kondisi infrastruktur jalanan masih berdebu, begitu juga sistem digital yang masih perlu dituntaskan," kata Azwar Anas.

Ia mengungkapkan Kemenpan RB telah menyiapkan rencana atau plan A, B, dan C, tetapi itu semua masih akan menunggu arahan dari presiden yang baru nanti. Sembari itu, persiapan terus dimatangkan serta fasilitas perkantoran dan lain-lain, yang sekarang menurut dia progresnya menggembirakan.

Namun terkait kapan waktunya, Azwar menegaskan semuanya tergantung pemerintahan berikutnya. Sebab, saat ini semuanya masih dalam proses transisi dari pemerintahan di bawah Presiden Jokowi ke presiden terpilih Prabowo Subianto.

"Ya, kalau waktu tentu itu keputusan ada pada pemerintahan yang baru untuk memutuskan, tetapi yang pasti kami sudah mempersiapkan sejumlah skenarionya," ujar Bupati Banyuwangi periode 2016-2021 itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Baka...

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

1.5 jam yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.