Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Apakah Ini Isyarat Pecah Perang Dunia 3, Kim Akan Merespons dengan Nuklir Jika Kedaulatan Negaranya Dilanggar

📅 Sabtu, 05 Okt 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apakah Ini Isyarat Pecah Perang Dunia 3, Kim Akan Merespons dengan Nuklir Jika Kedaulatan Negaranya Dilanggar Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Jumat (4/10/2024) melaporkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan negaranya akan menggunakan senjata nuklir jika musuh berupaya menggunakan kekuatan bersenjata yang melanggar kedaulatan Pyongyang.

Istanbul - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan negaranya akan menggunakan senjata nuklir jika musuh berupaya menggunakan kekuatan bersenjata yang melanggar kedaulatan Pyongyang, demikian laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Jumat (4/10).

Kim menyampaikan pernyataan ini saat menginspeksi pangkalan pelatihan operasi khusus pada awal pekan ini.

Ia menegaskan bahwa tidak ada ancaman eksternal atau tindakan militer yang dapat mencabut kemampuan nuklir Pyongyang, seraya menekankan bahwa negara tersebut telah "mengamankan kekuatan absolutnya sebagai negara bersenjata nuklir yang tidak bisa digoyahkan" dengan sistem dan sarana untuk menggunakannya, menurut laporan KCNA.

Kim juga memperingatkan bahwa konflik militer dengan negara bersenjata nuklir akan sangat berbahaya, khususnya bagi Korea Selatan, dengan menyebutkan bahwa "eksistensi permanen Seoul dan Republik Korea akan menjadi mustahil" jika konflik semacam itu terjadi.

Ia menambahkan bahwa mengandalkan keberuntungan untuk bertahan hidup dalam konfrontasi nuklir adalah kesalahan yang bodoh, lapor KCNA.

Sebelumnya, Kim mengkritik Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, dan menggambarkannya sebagai "orang abnormal" setelah pernyataan Yoon baru-baru ini terkait pencegahan militer terhadap Korea Utara.

Dalam upacara memperingati Hari Angkatan Bersenjata Korea Selatan pada Selasa (1/10), Presiden Yoon memperingatkan bahwa setiap provokasi nuklir oleh Korea Utara akan mengakibatkan berakhirnya rezim mereka, serta menjanjikan tanggapan "tegas dan luar biasa" dari aliansi Korea Selatan-Amerika Serikat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.