Kim Jong Un Ancam Gunakan Senjata Nuklir Jika Diserang
📅 Jumat, 04 Okt 2024, 13:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AP/KCNA/Layanan Berita Korea
SEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan negaranya akan menggunakan senjata nuklir "tanpa ragu-ragu" jika diserang oleh Korea Selatan dan sekutunya Amerika Serikat, media pemerintah KCNA melaporkan pada hari Jumat (4/10).
Hubungan antara kedua Korea berada pada salah satu titik terendah dalam beberapa dekade, Seoul minggu ini menggelar parade militer yang memamerkan rudal "monster" penghancur bunker dan Presiden Yoon Suk Yeol memperingatkan bahwa penggunaan nuklir akan berarti berakhirnya rezim Kim.
Pyongyang juga telah membombardir Korea Selatan dengan balon-balon yang membawa kantong-kantong sampah. Wartawan AFP menyaksikan balon baru melayang di atas Seoul pada Jumat pagi. Militer Seoul mengonfirmasi telah mendeteksi peluncuran balon tersebut pada malam hari.
Jika pasukan musuh "melanggar kedaulatan" Korea Utara, Pyongyang akan "tanpa ragu menggunakan semua kekuatan ofensif yang dimilikinya, termasuk senjata nuklir," kata Kim, menurut Kantor Berita Pusat Korea resmi.
Gambar-gambar di media pemerintah Korut menunjukkan Kim, mengenakan jaket kulit seperti biasanya, berbicara di sebuah acara pelatihan untuk pasukan operasi khusus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sana, ia mengecam Yoon atas komentarnya tentang "akhir rezim" dan "teriakan" tentang aliansi negaranya dengan Amerika Serikat.
Seoul, yang tidak memiliki senjata nuklir sendiri, dilindungi oleh payung nuklir AS, dan Washington telah menempatkan puluhan ribu tentara di negara itu sejak perang Korea berakhir pada tahun 1953 tanpa perjanjian damai.
Kim mengatakan Seoul dan Washington lah yang "menghancurkan keamanan dan perdamaian regional", KCNA melaporkan, sembari mencap pemimpin Korea Selatan sebagai "orang yang tidak normal".
Sebaiknya Anda baca juga:
Parade Militer
Pada hari Selasa, jet tempur terbang di atas pusat kota Seoul dan tank-tank meluncur melalui jalan-jalan, saat Korea Selatan untuk pertama kalinya memamerkan rudal balistik terbesarnya, Hyunmoo-5, yang mampu menghancurkan bunker bawah tanah.
Sebuah pesawat pengebom berat B-1B Amerika juga melakukan penerbangan melintasi upacara tersebut pada Selasa pagi, diapit oleh pesawat jet F-15K.
Washington secara berkala mengerahkan aset nuklir ke semenanjung Korea, menggarisbawahi perlindungannya terhadap Korea Selatan dari meningkatnya ancaman Pyongyang.
Pada acara yang menandai Hari Angkatan Bersenjata Korea Selatan, Yoon mengatakan jika Korea Utara "berusaha menggunakan senjata nuklir, mereka akan menghadapi respons yang tegas dan luar biasa dari militer kami dan aliansi AS dan Republik Korea."
"Hari itu akan menjadi akhir rezim Korea Utara," tambahnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!