Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Serba-serbi Ekonomi Restoratif, Bersinambungan Antara Ekonomi dan Lingkungan

📅 Minggu, 29 Sep 2024, 13:17 WIB | Oleh: Tim Penulis

1. Jepang menghadirkan 'solusi palsu' untuk pensiun dini PLTU Batu Bara dengan mengembangkan teknologi co-firing serta penyimpan dan penangkap karbon (CCS).

2. Inggris menunda larangan penjualan mobil berbahan bakar fosil hingga 2030.

3. Sebagian besar masyarakat dan elite politik di Italia, Jerman, Polandia, dan Belanda turut menunjukkan resistansi terhadap kebijakan ramah lingkungan.

Contoh ini dipertegas dengan kajian Bank Dunia yang menyatakan belum ada negara yang bisa secara efektif mengurangi emisi karbonnya sembari tetap menjaga laju pertumbuhan ekonominya. Tidak berlebihan jika penulis dan jurnalis peraih Pulitzer asal Amerika Serikat, Elizabeth Kolbert, beranggapan manusia sedang memproses kepunahannya sendiri.

Oleh karena itu, kemunculan ekonomi restoratif harus menjadi perhatian bersama. Inisiatif ini perlu diutamakan oleh pemerintah dan sektor swasta, bukan hanya organisasi lingkungan. Hanya dengan komitmen dan tindakan nyata, kita bisa mencapai keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan.The Conversation

Achmad Hanif Imaduddin, Researcher, Center of Economic and Law Studies (CELIOS)

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.