Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemda Diminta Optimalkan Pendapatan Asli Daerah

📅 Selasa, 24 Sep 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemda Diminta Optimalkan Pendapatan Asli Daerah Doc: Sumber: Kementerian Keuangan - KJ/ONES

JAKARTA - Pemerintah daerah (pemda) diminta tidak puas dengan sistem penganggaran saat ini yang dinilai masih terlalu bergantung pada pemerintah pusat. Pemda pun dituntut lebih kreatif mencari sumber penerimaan baru selain yang ada sebelumnya. Pemda juga diminta tidak menggunakan cara klasik dalam meningkatkan PAD dengan menaikkan tarif pajak, tetapi harus lebih inovasi mencari sumber-sumber penerimaan baru, seperti dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan yang paling utama adalah investasi.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menilai saking bergantungnya pada pusat, maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini masih terbatas dan perlu untuk ditingkatkan lagi. "Salah satu tantangan dari pemerintah daerah adalah ketergantungan yang sangat besar kepada keuangan pusat. Sehingga Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) itu merupakan bagian yang sangat dominan," kata Menkeu saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2024 di Jakarta, Senin (23/).

Dia pun menyampaikan pentingnya untuk terus melakukan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dengan membangun Bagan Akun Standar (BAS) melalui pemanfaatan platform digital. Pemerintah juga mengupayakan peningkatan perpajakan daerah lewat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD). "Undang-undang HKPD juga memperkuat pemerintah daerah agar memiliki local taxing power yang bisa ditingkatkan, dan ini selaras dengan keinginan kita untuk seluruh daerah di Indonesia," katanya.

Sri Mulyani lebih lanjut menjelaskan peningkatan penerimaan daerah dapat dilakukan dengan terus mengidentifikasi potensi pendapatan yang selama ini belum tersentuh, namun tetap menjaga iklim investasi. Dia pun berharap berbagai sumber penerimaan yang ada terus dioptimalkan, tanpa mengurangi gairah investasi di masing-masing daerah, melainkan justru menciptakan tata kelola pemda yang lebih kuat.

Kekayaan Daerah

Pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dian Anita Nuswantara, yang diminta pendapatnya mengatakan salah satu cara agar daerah tidak terlalu bergantung dengan pemerintah pusat dalam hal pembiayaan adalah dengan meningkatkan pendapatan asli daerah.

"Yang bisa dilakukan pemerintah daerah tentu dengan meningkatkan PAD. Semua komponen PAD, seperti retribusi daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah harus dioptimalkan dengan upaya-upaya intensifikasi dan ekstensifikasi. "Ada berbagai cara seperti meningkatkan dari sumber pendapatan yang lama, misalnya dengan melakukan pendataan ulang, pembenahan manajemen pengelolaan keuangan daerah, dan menambah sumber pendapatan baru," kata Dian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

18 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.