Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelayanan ke Masyarakat Harus Maksimal

📅 Sabtu, 21 Sep 2024, 16:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pelayanan ke Masyarakat Harus Maksimal Doc: KORAN JAKARTA/M. FACHRI
Ket. Menkumham, Supratman Andi Agtas

Presiden Jokowi melantik Supratman Andi Agtas sebagai Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) menggantikan Yasonna H. Laoly.

Supratman dilantik di Istana Negara pada Senin (19/8) lalu yang diikuti dengan acara serah terima jabatan sehari setelahnya. Supratman merupakan Kader Partai Gerindra. Sebelum menjadi Menkumham, ia merupakan Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPR RI. Kepemimpinan Supratman di Kemenkumham hanya sekitar dua bulan.

Berikut kutipan wawancara wartawan Koran Jakarta, Fredrikus W Sabini, dengan Menkumham, Supratman Andi Agtas, dalam sejumlah kesempatan. Ada sejumlah isu strategis yang dibahas terkait revisi UU Pilkada yang gagal, RUU Perampasan Aset, dan program prioritasnya. Berikut kutipan wawancaranya.

Di awal kepemimpinan, apa yang Anda harapkan dari anak buah?

Kepada segenap jajaran Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), saya minta untuk berkolaborasi demi kemajuan pelayanan publik. Jangan sampai ada perpecahan di dalam Kemenkumham karena pergantian pimpinan. Prinsip keberhasilan hanya satu yaitu kolaborasi. Tanpa kolaborasi, tidak bisa kita berhasil. Saya tidak ingin di antara kita ada perpecahan karena pergantian pimpinan.

Apakah Anda akan buat program mengganti program menteri lama?

Saya akan melanjutkan seluruh capaian yang telah diraih Kemenkumham pada era Yasonna. Pimpinan dapat berganti, tetapi kinerja harus tetap berkelanjutan. Seluruh jajaran Kemenkumham, saya berharap apa yang dicapai oleh Yasonna mari kita lanjutkan. Yang kurang kita perbaiki.

Apa pesan Presiden kepada Anda saat menunjuk sebagai Menteri?

Saya dititipkan Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang- Undang di Parlemen. Salah satunya, UU tentang Perkoperasian yang telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi. Padahal, koperasi merupakan salah satu soko guru perekonomian Indonesia.

UU ini menjadi perhatian. Saya harapkan Kepala BPHN dan Dirjen PP untuk berkomunikasi bersama Parlemen, baik di Komisi VI maupun Badan Legislasi. Bagaimana perasaan Anda melihat sambutan hangat dari anak buah? Saya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan hangat dari seluruh jajaran Kemenkumham.

Apa saja yang Anda tekankan ke bawahan?

Ada empat poin utama, yakni kolaborasi, kerja sama, integritas, dan sinergi. Saya menyediakan nomor pengaduan sehingga seluruh pegawai dapat terhubung langsung dengan Menkumham. H

indari ego sektoral, kolaborasi merupakan kunci, kerja sama menghasilkan kerja maksimal, integritas adalah fondasi dari seluruh tindakan dan sinergi adalah prinsip.

Bagaimana pola pelayanan publik Anda?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.