Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Girikerto, Desa Kaya Pesona Alam di Lereng Lawu

📅 Sabtu, 21 Sep 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Perkebunan Teh Jamus ini menjadi tempat ideal untuk menikmati sejuknya Desa Wisata Girikerto karena lokasinya terletak di sebelah selatan desa di lereng Gunung Lawu. Perkebunan ini berada di ketinggian 1.000 mdpl dimana pada ketinggian ini udaranya amat sejuk.

Di dalam Perkebunan Teh Jamus kini telah tersedia berbagai wahana menarik. Pengunjung bisa mencoba sensasi feeding time berupa memberi makan rusa. Di dalamnya juga ada mata air Sumber Lanang yang tidak pernah kering yang berasal dari bagian yang lebih tinggi dari lereng Gunung Lawu.

Jika ingin merasakan sensasi yang lebih ekstrem, pengunjung juga bisa naik ke Borobudur Hill. Untuk menuju ke sana, wisatawan harus melewati puluhan anak tangga dan tentu saja untuk mencapai puncaknya, pelancong harus memiliki fisik yang sehat.

Diatas ketinggian itu pengunjung juga bisa melihat pohon teh yang dibiarkan tumbuh besar serta wisatawan pun bisa memilih alternatif naik kendaraan untuk mengelilingi kebun the yang salah satunya yaitu truk yang telah dimodifikasi atau jika ingin lebih puas lagi, pengunjung bisa berkeliling dengan naik kendaraan gardan ganda yang kuat menanjak.

Di sisi lain, penataan dan pengembangan kawasan agrowisata Perkebunan Teh Jamus terus dilakukan karena luas perkebunan yang mencapai perkebunan ini mencapai 472 hektare. Pengembangan potensi ini bertujuan wisatawan tak bosan untuk kembali lagi mengunjunginya.

Dalam sejarahnya, agrowisata berwawasan lingkungan Perkebunan Teh Jamus ini sudah diawali tahun 1993 dengan membangun kawasan kebun dengan konsep lingkungannya yang tetap alami dan lestari serta dikerjakan dengan mengedepankan kelestarian lingkungan hidup.

Selama ini kebun teh ini telah memberi lapangan kerja, penghasil produk ekspor serta pemeliharaan sumber daya alam dan kelestarian lingkungan hidup. Bekerja di perkebunan teh sebagai pemetik dan buruh pabrik menjadi mata pencarian warga Desa Girikerto selain menggarap sawah, beternak sapi, kambing, dan unggas.

Di sisi lain, kepemilikan lahan yang mayoritas dimiliki oleh Perhutani seringkali menjadi masalah dalam pengelolaan tanah untuk kegiatan bercocok tanam bagi warga desa. Pada musim kemarau beberapa warga masyarakat mengambil kayu bakar di hutan dengan menebang kayu milik Perhutani menjadi permasalahan tersendiri.

Keberadaan desa wisata ini tentu membantu masyarakat dalam mendapatkan pencarian tambahan dan bahkan menjadi mata pencaharian baru. Geliat ekonomi desa ini juga terlihat di sumber mata air alami Sumber Koso yang berupa telaga cukup besar dimana warga masyarakat bisa menjual aneka produk baik kerajinan tangan maupun kuliner.

Keberadaan Gunung Lawu memiliki peran penting bagi Kabupaten Ngawi dan Desa Wisata Girikerto. Salah satu SDA yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi desa ini adalah mata air Sumber Koso yang menyajikan pesona kejernihan air yang terus mengalir. Airnya bisa dimanfaatkan oleh para petani di area sekitarnya untuk pengairan lahan mereka. Debit airnya yang deras dan tidak pernah kering sepanjang tahun memberi berkah bagi petani hingga mereka tidak perlu pusing ketika musim kemarau tiba karena air selalu tersedia.

Sebelum menjadi tempat wisata, sumber mata air Sumber Koso dikenal sebagai tempat yang wingit. Selama berada di Sumber Koso, wisatawan akan dinaungi oleh lebatnya pohon pinus yang mengelilingi mata air. Di telaga tersebut ditebar ikan hias yang menjadikan sumber mata air ini semakin indah untuk dilihat.

Di Sumber Koso pengunjung bebas untuk menikmati airnya termasuk berenang. Airnya yang sebening kaca terus mengalir dan suhunya yang cukup dingin membuat badan menjadi segar dan bugar apalagi setelah kita mengalami kelelahan saat di perjalanan.

Laman Jedestas Kemenparekraf merekomendasi waktu berkunjung terbaik di Desa Wisata Girikerto adalah ketika musim kemarau antara bulan April hingga September. Pasalnya pada periode tersebut kegiatan wisata di sini tidak akan terhalang hujan. Selain itu pada musim kering ini, hawa sejuk akan lebih terasa sehingga wisatawan akan lebih betah berlama-lama. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

53 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.