Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Leptis Magna, Kota Roma nan Megah di Libia Utara

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Tambahan lain untuk fasilitas kota adalah pemandian Romawi yang dibangun menggunakan marmer dan batu bata, yang terletak di samping ruang palaestra yang besar. Kala itu pada 56 M Leptis Magna yang sudah memiliki amfiteater, sirkus yang gerbang awalnya masih bertahan dengan sangat baik sampai sekarang. Lainnya adalah banyak vila besar yang lantai mosaiknya merupakan bukti abadi kemakmuran kota.

Efek Septimius Severus

Pada akhir abad ke-2 M masa-masa indah terus berlanjut, bahkan menjadi lebih baik, dan kota ini melahirkan putranya yang paling terkenal karena merupakan calon kaisar Romawi yaitu Septimius Severus. Lahir dalam keluarga bangsawan setempat, Septimius memastikan kampung halamannya tidak kekurangan investasi.

Tanpa malu-malu, seperti yang dikemukakan oleh sejarawan Mortimer Wheeler dalam Roman Art and Architecture (1985), "ia menghambur-hamburkan kekayaan seni di tempat kelahirannya yang melebihi signifikansi ekonomi dan politiknya," tulis Wheeler dikutip laman World History.

Gerbang gapura lengkungan Tetrapylon bersisi empat kemungkinan didirikan untuk menghormati perjalanan Septimius Severus pulang kampung pada tahun 203 M. Akibatnya, Leptis Magna menjadi kota terpenting kedua setelah Kartago di Afrika utara Romawi.

Gelombang pembaruan perkotaan baru dimulai untuk menghormati hubungan kota tersebut dengan orang paling berkuasa di dunia kuno. Sementara batu kapur kuning lokal merupakan sumber utama bahan bangunan, kas kekaisaran digunakan untuk membeli batu yang jauh lebih mahal dan langka untuk hiasan dan kolom seperti marmer Pentelic putih berkilau dan marmer Carystian hijau dari Yunani, marmer Proconnesian putih berurat abu-abu dari Turki, dan granit merah Mesir.

Sebuah forum baru dibangun dengan ukuran 305 x 183 meter, dan salah satu basilika terbaik di Kekaisaran dibangun yang memiliki tiga lorong, dua apses, dan pahatan adegan yang sangat dekoratif yang menunjukkan dewa-dewi keluarga Severan, Dionysos, dan Hercules. Mencapai ketinggian sekitar 30 meter, basilika itu sangat ambisius, butuh waktu hingga masa pemerintahan Caracalla (211-217 M) untuk menyelesaikannya. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Lumpuh Total, Listrik di Se...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.