Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPKP DKI Optimistis Gemarikan Mampu untuk Tekan Stunting

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 15:56 WIB | Oleh:
KPKP DKI Optimistis Gemarikan Mampu untuk Tekan Stunting Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta
Ket. Dua siswi membawa makanan dari olahan ikan, Jakarta, Jumat (20/9).

Jakarta -- Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta optimis Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) mampu untuk menekan angka stunting pada anak-anak."Gemarikan merupakan upaya mengintervensi terhadap percepatan penurunan stunting," kata Kepala Dinas KPKP DKI, Suharini Eliawati saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat.Eli mengatakan,Gemarikan merupakan amanat KementerianKesehatan yang menyebutkan bahwa salah satu protein yang benar-benar dapat melakukan percepatan penurunan stunting, yakni protein hewani.Terkaithal itu, Pemerintah Provinsi DKI kemudian mengumpulkan kelompok-kelompok masyarakat yang memiliki fasilitas kolam untuk disebarkan benih ikan secara gratis.

Dinas KPKP DKI melakukan pendampingan dalam perkembangbiakan ikan tersebut yang nantinya setelah panen kelima, warga diharapkan melakukannya secara mandiri."Diharapkan setelah panen kelima, mereka sudah bisa mandiri beli bibitnya sendiri," ujarnya.Nantinya, ikan yang sudah dipanen ini bisa diolah dan dimasak untuk dibagikan kepada anak-anak terduga stunting yang tercatat dalam data Dinas Kesehatan maupun Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta."Memang penanganan stunting juga tidak bisa per sektor, harus ikut semuanya," tegasnya.

Kegiatan Kampanye Gemarikan Tahun 2024 ini ditargetkan diikuti sebanyak lebih dari 1.000 siswa sekolah dasar (SD) di DKI Jakarta.

Prevalensi stunting di Jakarta masih di bawah angka nasional, yakni nomor dua terendah di Indonesia berdasarkan data Kementerian Kesehatan. Pada 2022 tercatat sebesar 14,8 persen, sedangkan pada 2023 mencapai 17,6 persen.Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta menempuh berbagai strategi untuk mempercepat penanganan stunting, yakni intervensi spesifik dan sensitif.Intervensi spesifik, yakni pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) dan skrining Hemoglobin (Hb) bagi remaja putri.Sedangkancalon pengantin diberikan edukasi kesehatan dan tata laksana masalah.Untuk intervensi sensitif, pemerintah menjalankan program Kelurahan Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Inovatif, Ada Layanan Mobil...
Daerah
Banjir Bandang Rusak Perkan...

Rupiah Masih Rentan - 22 September 2026

50 menit yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 22 Se...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.