Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Era AI, Indonesia Harus Segera Bangun Tata Kelola Data Kesehatan Terintegrasi

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 15:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Di Era AI, Indonesia Harus Segera Bangun Tata Kelola Data Kesehatan Terintegrasi Doc: The Conversation/Shutterstock/VideoFlow
Ket. Sejumlah negara sudah memiliki tata kelola data kesehatan yang terintegrasi.

Arif Perdana, Monash University dan Grace Wangge, Monash University

Seiring berkembangnya kecerdasan artifisial (AI) di dunia kesehatan, tata kelola data kesehatan yang baik kian dibutuhkan. Data berkualitas tinggi yang terkelola dengan baik akan membantu melatih program yang menganalisis kumpulan data untuk menangkap pola dan membuat prediksi (model AI) sehingga mampu menghasilkan informasi klinis yang andal dan relevan.

Apalagi di era digital saat ini, ketersediaan data kesehatan meningkat pesat. Informasi ini harus dikelola secara tepat agar manfaatnya bisa dirasakan bersama.

Memperkuat tata kelola data kesehatan bermanfaat untuk meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat secara efektif dan efisien. Tata kelola data kesehatan akan menjadi fondasi untuk perawatan kesehatan individu, melahirkan inovasi medis, dan yang terpenting meningkatkan kepercayaan pasien.

Bayangkan kamu mendadak dilarikan ke rumah sakit. Hanya dalam hitungan detik, dokter bisa mengakses riwayat kesehatan kamu secara lengkap, mulai dari riwayat alergi hingga hasil tes kesehatan terbaru. Dokter pun kemudian merekomendasikan terapi yang paling tepat sesuai kondisimu.

Ini bukan potongan adegan film fiksi ilmiah, melainkan potret masa depan layanan kesehatan Indonesia ketika memiliki tata kelola data kesehatan yang kuat.

Pentingnya tata kelola data kesehatan di era AI

Setidaknya, terdapat tiga alasan mengapa Indonesia perlu segera membangun tata kelola data kesehatan yang saling terhubung (terintegrasi) di era kecerdasan artifisial.

Pertama, untuk memastikan standar pengumpulan, pembuktian (validasi), dan pemeliharaan data kesehatan yang berkualitas.

Kedua, melindungi privasi pasien dan menjamin penggunaan data secara etis.

Ketiga, mendukung integrasi berbagai jenis data untuk model AI secara komprehensif.

Tata kelola data kesehatan juga berperan penting dalam mengatasi potensi kesalahan (bias) pada AI. Lewat perencanaan dan pengumpulan data kesehatan yang cermat, kesalahan dalam data dapat diidentifikasi dan diminimalkan.

Pembakuan (standardisasi) data juga diperlukan, misalnya lewat penggunaan aplikasi terpadu yang akan memperlancar kegiatan berbagi informasi antara penyedia layanan kesehatan, peneliti, dan pembuat kebijakan. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan efisiensi operasional dan mendorong keterlibatan pasien (pengguna aplikasi).

Sebaliknya, tata kelola data kesehatan yang buruk justru berisiko menimbulkan ancaman serius. Ancaman paling nyata adalah meningkatnya risiko pelanggaran data, insiden ketika pihak tidak bertanggung jawab mencuri informasi rahasia, seperti identitas pribadi sehingga berpotensi menghilangkan kepercayaan publik. Data pasien yang sulit diakses karena terbagi-bagi (terfragmentasi) juga dapat menghambat perawatan yang efektif, menyebabkan keterlambatan, dan berpotensi membahayakan keselamatan pasien.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.