Sean 'Diddy' Combs Ditangkap di Tengah Serangkaian Tuntutan Hukum
📅 Selasa, 17 Sep 2024, 10:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Dazedigital via dancehallarena.com
NEW YORK - Sean "Diddy" Combs, maestro rap yang ketenarannya merosot setelah serangkaian tuduhan perdagangan seks dan tuntutan hukum penyerangan, ditangkap oleh agen federal di Manhattan Senin (16/9) malam, kata pengadilan federal AS.
Pengacara Distrik Selatan New York, Damian Williams, mengatakan dalam sebuah pernyataan, penangkapan itu berasal dari dakwaan tertutup yang diajukan oleh kantornya.
"Kami berencana membuka dakwaan tersebut pada pagi hari dan akan memberikan keterangan lebih lanjut pada saat itu," katanya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai dakwaan tersebut.
Pengacara Diddy, Marc Agnifilo mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada AFP bahwa Combs telah secara sukarela pindah ke New York untuk mengantisipasi tuduhan tersebut.
Pengacara Combs mengatakan tim mereka "kecewa dengan keputusan untuk melanjutkan apa yang kami yakini sebagai penuntutan yang tidak adil terhadap Tn. Combs oleh Kantor Kejaksaan AS."
Sebaiknya Anda baca juga:
Rapper tersebut menjadi target beberapa tuntutan hukum perdata yang mencirikannya sebagai predator seksual kejam yang menggunakan alkohol dan narkoba untuk menaklukkan korbannya.
Pada bulan Maret, rumahnya digerebek oleh agen federal, dalam operasi bicoastal yang dipublikasikan secara luas yang mengindikasikan adanya penyelidikan federal dan potensi bertambahnya kasus pidana yang dihadapi Combs.
Agen bersenjata memasuki properti mewahnya yang luas di Miami dan Los Angeles, menandai kejatuhan tokoh industri musik yang dalam beberapa tahun terakhir mengubah citranya menjadi "Brother Love."
Sebaiknya Anda baca juga:
Tim hukumnya mengatakan pada hari Senin, Combs bersikap "kooperatif dalam penyelidikan ini" dan "berharap dapat membersihkan namanya di pengadilan."
Rapper yang dikenal dengan berbagai julukan termasuk Puff Daddy dan P Diddy, dianggap sebagai kunci perjalanan hip hop dari jalanan ke kelab.
Selama beberapa dekade ia telah mengumpulkan kekayaan yang sangat besar, terutama karena usahanya di industri minuman keras.
Namun, meskipun ia berupaya membangun citra sebagai gembong pesta dan pembesar bisnis yang lihai, serangkaian tuntutan hukum menggambarkan Combs sebagai pria kejam yang memanfaatkan popularitasnya untuk memangsa wanita.
Ia membantah semua tuduhan.
Dia tidak memiliki catatan kriminal besar, tetapi telah lama dibuntuti tuduhan penyerangan fisik, dimulai sejak tahun 1990-an.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!