Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angkat berat - Widari gondol medali emas PON untuk ketiga kalinya

📅 Senin, 16 Sep 2024, 16:17 WIB | Oleh:
Angkat berat - Widari gondol medali emas PON untuk ketiga kalinya Doc: ANTARA/RAUF ADIPATI
Ket. Lifter Kalimantan Timur Widari melakukan angkatan deadlift pada pertandingan angkat berat Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024, di GOR Seramoe, Banda Aceh, Senin (16/9/2024).

Banda Aceh - Lifter Kalimantan Timur, Widari, menggondol medali emas cabang angkat berat Pekan Olahraga Nasional (PON) untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, setelah ia mencatatkan total angkatan 505 kilogram pada pertandingan kelas 52 kilogram putri, di GOR Seramoe, Banda Aceh, Senin.

Widari meraih medali emas pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara, berkat catatan bagusnya yakni angkatan 195 kilogram pada kategori squat, angkatan 130 kilogram pada bench press, dan 180 kilogram pada deadlift.

Atlet 31 tahun itu melengkapi dua raihan medali emas PON sebelumnya, yang diraihnya pada PON Jawa Barat 2016 dan PON Papua 2021.

Medali perak menjadi milik lifter Riau, Risa, yang mampu mencatatkan total angkatan 470 kilogram. Risa memiliki catatan angkatan squat terbaik 185 kilogram, angkatan bench press terbaik 120 kilogram, dan angkatan deadlift terbaik 165 kilogram.

Sedangkan medali perunggu didapat lifter Lampung Dwi Mardiana, dengan total angkatan 405 kilogram. Dwi memiliki catatan angkatan squat terbaik 155 kilogram, angkatan bench press terbaik 90 kilogram, dan angkatan deadlift terbaik 160 kilogram.

Angkat berat kelas 52 kilogram putri pada PON Aceh total diikuti oleh tujuh lifter. Selain ketiga pemenang medali, kelas ini juga diikuti oleh Angely Serepina Waty Simanihuruk asal Sumatera Utara, Sumarni asal Kalimantan Utara, Sumiyati asal Jawa Barat, dan Yusita Ika Putri asal Jawa Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.