Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakpus Akan Terus Kejar Penerimaan

📅 Sabtu, 14 Sep 2024, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jakpus Akan Terus Kejar Penerimaan Doc: ANTARA/Putu Indah Savitri
Ket. Pembeli memilih makanan di salah satu pasar swalayan di Jakarta, Senin (11/12/2023).

JAKARTA - Realisasi penerimaan pajak neto (bersih) periode 1 Januari sampai dengan 31 Agustus Jakarta Pusat mencapai 62,58 triliun rupiah. Ini setara dengan 60,55 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yang ditetapkan 102,41 triliun untuk Kanwil Ditjen Pajak Jakarta Pusat. Untuk sisa waktu, Jakpus akan terus mengejar penerimaan pajak agar memenuhi target.

"Kinerja penerimaan neto ditopang penerimaan Pengawasan Pembayaran Masa sebesar 60 triliun," tutur Kepala Kanwil Ditjen Pajak Jakpus, Eddi Wahyudi, Jumat. Eddi menyebut penerimaan Pengawasan Kepatuhan Material (PKM) sebesar 2,56 triliun.

Berdasarkan jenisnya, mayoritas realisasi penerimaan pajak utama tumbuh positif dibandingkan tahun sebelumnya. Ini antara lain Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dalam Negeri (positif 14,3 persen yoy), PPh Pasal 21 (positif 18,3 persen yoy), dan PPN Impor (positif 1,4 persen yoy).

Dari sisi sektoral, mayoritas sektor usaha dominan tumbuh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, di antaranya Administrasi Pemerintahan (positif 26,6 persen yoy), Jasa Perusahaan (positif 17,9 persen yoy), dan Transportasi dan Pergudangan (positif 4,3 persen yoy).

Dari sisi subsektor, mayoritas subsektor usaha dominan tumbuh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, di antaranya Administrasi Pemerintahan (positif 26,6 persen yoy), Perdagangan Eceran (positif 2,6 persen yoy), dan Jasa Keuangan (positif 2,7 persen yoy).

"Melihat realisasi penerimaan hingga saat ini, kita optimis bisa memenuhi target penerimaan di tahun ini dengan dukungan dari pembayar pajak," ucap Eddi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

49 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.