Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Elon Musk Sebut Australia 'Fasis' terkait RUU Media Sosial, PM Albanese Balas Begini

📅 Sabtu, 14 Sep 2024, 12:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Elon Musk Sebut Australia 'Fasis' terkait RUU Media Sosial, PM Albanese Balas Begini Doc: nypost.com
Ket. Foto kombinasi - PM Australia Anthony Albanese (kanan) dan Elon Musk.

SYDNEY - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese membalas Elon Musk setelah tokoh teknologi itu menyebut pemerintahannya "fasis" karena mengusulkan undang-undang yang akan mendenda raksasa media sosial karena menyebarkan informasi yang salah.

Australia memperkenalkan rancangan undang-undang "pemberantasan misinformasi" awal minggu ini, yang mencakup kewenangan luas untuk mendenda raksasa teknologi hingga lima persen dari omzet tahunan mereka karena melanggar kewajiban keamanan daring.

"Fasis," tulis Musk pada hari Kamis (12/9) di platform media sosialnya, X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Namun Albanese membalas Musk pada hari Sabtu (13/9), dengan mengatakan media sosial "memiliki tanggung jawab sosial".

"Jika Tn. Musk tidak memahami hal itu, itu lebih mencerminkan dirinya daripada mencerminkan pemerintahan saya," ujarnya kepada wartawan pada hari Sabtu.

Perdebatan antara Musk dan pejabat Australia ini merupakan yang terbaru dalam pertikaian jangka panjang dengan pemerintah Australia mengenai regulasi media sosial.

Pemerintah Australia sedang menjajaki sejumlah langkah baru yang akan membuat perusahaan media sosial mengambil tanggung jawab lebih besar atas konten di platform mereka -- termasuk larangan bagi mereka yang berusia di bawah 16 tahun.

Pengawas daring negara itu menggugat perusahaan Musk ke pengadilan awal tahun ini, dengan tuduhan gagal menghapus video "sangat kejam" yang memperlihatkan seorang pendeta Sydney ditikam.

Namun, perusahaan itu tiba-tiba membatalkan upayanya untuk memaksakan perintah penghapusan global terhadap X setelah Musk memperoleh kemenangan hukum dalam sidang pendahuluan, sebuah langkah yang ia rayakan sebagai kemenangan kebebasan berbicara.

Musk, yang menjuluki dirinya sendiri sebagai "pejuang absolut kebebasan berbicara", telah berselisih dengan politisi dan kelompok hak digital di seluruh dunia, termasuk di Uni Eropa, yang memutuskan dalam beberapa bulan akan mengambil tindakan terhadap X.

Di Brazil, tempat X ditangguhkan setelah mengabaikan serangkaian arahan pengadilan, Musk menanggapinya dengan mengecam hakim tersebut sebagai "diktator jahat yang bercosplay sebagai hakim".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.