Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

New Delta, Mega Proyek Irigasi untuk Swasembada Pangan Mesir

📅 Jumat, 13 Sep 2024, 06:10 WIB | Oleh:
New Delta, Mega Proyek Irigasi untuk Swasembada Pangan Mesir Doc: afp/ Amir MAKAR

Mesir sedang menggali saluran air sepanjang 174 kilometer di Gurun Barat untuk mengairi proyek pertanian terbesarnya. Air dari Sungai Nil digunakan untuk mengairi pertanian dengan air daur ulang.

Pemerintah Mesir pada April 2023 mulai menggali sungai buatan sepanjang 174 kilometer di Gurun Barat untuk mengairi New Delta. Proyek pertanian terbesarnya ini bertujuan untuk mereklamasi dan mengolah 2,2 juta feddan (1 feddan setara dengan 4200,9 meter persegi), atau hampir seperempat dari lahan pertanian Mesir saat ini.

Pemerintah juga telah membangun 30 stasiun pengangkat air dan proyek pengolahan air limbah tersier raksasa dengan nama kilang Al-Hammam, sebuah fasilitas untuk menjamin sumber air berkelanjutan dapat mengolah 7,5 juta meter kubik air limbah pertanian per harinya.

"Merupakan proyek drainase pertanian terbesar di dunia dan airnya cukup untuk menutupi sebagian besar proyek (New Delta). Saluran air tersebut terdiri dari kanal terbuka, sementara bagian yang lebih kecil terdiri dari pipa-pipa yang dikubur di pasir," kata Menteri Sumber Daya Air dan Irigasi Mesir, Hani Sewilam, dikutip dari laman Ahram.

Proyek ini juga memanfaatkan air daur ulang. Presiden Mesir Abdel-Fattah Al-Sisi mengatakan air limbah pertanian, yang sebelumnya dibuang ke saluran pembuangan, dikumpulkan dan diolah dalam tiga kali pemrosesan.

"Kita berbicara tentang 30 stasiun pengangkat (air) yang masing-masing merupakan prestasi teknik yang hebat karena mereka mengumpulkan air limbah terhadap kemiringan alami tanah," papar Presiden Al-Sisi.

Sewilam mengatakan biaya saluran air, stasiun pengangkat, dan kilang pengolahan adalah 60 miliar pound Mesir. Sementara itu Menteri Pertanian Al-Sayed Al-Qusseir mengatakan negaranya berupaya mencapai ketahanan pangan dengan memperluas reklamasi lahan, menggambarkan rencana Delta Baru sebagai masa depan pangan Mesir.

"Mega proyek ini setara dengan sekitar 25 persen lahan pertanian yang telah direklamasi dan dibudidayakan di Mesir selama ribuan tahun," ungkap Presiden Al-Sisi, seraya mengatakan bahwa mega proyek ini aliran air tersebut nantinya bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dengan mengurangi kesenjangan impor komoditas strategis.

Lebih dari itu proyek tersebut bertujuan mendukung kegiatan yang terkait dengan pertanian seperti peternakan dan unggas serta pengolahan pertanian, dan membangun kompleks pertanian dan industri yang menghubungkan pertanian, industri manufaktur, dan perdagangan.

Al-Qusseir mengharapkan produksi tanaman biji-bijian strategis Mesir meningkat antara 10 hingga 15 persen dari produk pertanian bruto saat ini terutama gandum dan jagung, serta sayuran, buah-buahan, dan tanaman industri.

Terlepas dari tujuan tersebut, kritik telah dilontarkan terhadap aliran airnya, yang kapasitas produksinya akan mencapai 10 juta meter kubik air. Perdebatan tersebut menghubungkan proyek tersebut dengan nasib yang tidak pasti dari satu-satunya sumber air Mesir Sungai Nil.

Guru besar sumber daya lahan dan air di Universitas Kairo, Nader Noureddin, percaya bahwa beberapa media berita telah mencoba untuk melebih-lebihkan pencapaian tersebut, dengan membuat julukan 'sungai buatan manusia terbesar di dunia' yang mengisyaratkan adanya pemborosan air.

Ia menekankan bahwa aliran air tersebut hanyalah kanal yang mengalirkan air olahan ke bagian barat negara itu untuk digunakan dalam operasi pertanian. Noureddin mengatakan, proyek itu bisa saja disebut sebagai perpanjangan dari Terusan Hammam atau Terusan Matrouh.

Sedangkan Sewilam mengatakan proyek itu menunjukkan kepada dunia bagaimana Mesir ingin tidak menyia-nyiakan air yang telah digunakan. Negara itu berusaha mendapatkan manfaat dari setiap tetesnya dengan menggunakan kembali air limbah pertanian, setelah diolah, dengan aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.