Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menguak Tabir Penyakit Mpox

📅 Kamis, 12 Sep 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Asal-usul Nama

Mpox mendapatkan nama aslinya setelah ditemukan pada monyet Asia yang ada di laboratorium Denmark pada 1958. Namun cacar monyet adalah istilah yang salah karena inang alami virus mpox, kerabat cacar, utamanya adalah hewan pengerat kecil penghuni hutan di Afrika, seperti tikus berkantung Gambia, tupai tali, dan tikus tanah, dan wabah ini dimulai saat orang bersentuhan dengan hewan-hewan ini.

Kasus manusia pertama yang pernah terdeteksi pada 1970 di DRC diderita oleh seorang anak laki-laki berusia 9 bulan dan hingga saat ini sebagian besar pasien adalah anak-anak.

"Bukti menunjukkan bahwa penyakit langka dan sporadis ini tidak mudah menular dan tampaknya bukan masalah kesehatan masyarakat," demikian pernyataan laporan WHO tentang kasus 1978.

Namun, mpox secara tidak sengaja diberi kesempatan untuk menyebar lebih luas. Pada 1980, WHO menyatakan bahwa cacar yang membunuh hingga 30 persen dari mereka yang terinfeksi telah diberantas.

Saat itu hanya ada 45 kasus mpox yang terdokumentasi, semuanya di Afrika barat dan tengah, dan laporan akhirnya mencatat, sekali lagi, bahwa virus tersebut tidak memiliki potensi penyebaran epidemi.

Antara 1981 dan 1986, program pengawasan agresif yang dipimpin WHO mengidentifikasi 338 orang yang terinfeksi di DRC oleh varian mpox "Cekungan Kongo" yang kemudian diganti namanya menjadi klade I pada 2022 untuk menghindari stigmatisasi terhadap wilayah tersebut.

Virus tersebut memiliki tingkat kematian 10 persen, berbeda dengan virus di Afrika barat yang kemudian disebut sebagai klade II, yang tingkat kematiannya diperkirakan sebesar 1 persen. Namun, wabah ini selalu mereda. Bahkan lonjakan yang mengejutkan pada 1996 yang berlangsung lebih dari 1 tahun dan mencakup 511 kasus yang, disebutkan bukan jadi alasan untuk khawatir, para peneliti menegaskan.

Wabah aneh lalu berjangkit di Amerika Serikat pada 2003 dan tampaknya mengkonfirmasi hal ini. Tujuh puluh dua orang di enam negara bagian terinfeksi oleh anjing padang rumput peliharaan yang ditempatkan bersama dengan hewan pengerat yang diimpor dari Ghana. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bogor Barat Bakal Punya Kereta Baru, 6 Stasiun Siap Dibangun dari Parung Panjang ke Jasinga
    Preview komentar:
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
  • Pemkab Nagan Raya Perkuat Riset Perkebunan Sawit Bersama Peneliti Jepang
    Preview komentar:
    WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (neobank) adalah ...
    WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (neobank) adalah ...
  • Pengendalian Polusi Jabodetabek Harus Terintegrasi
    Preview komentar:
    Nomor WA Neo bank. WhatsApp resmi layanan pelanggan ...
    Nomor WA Neo bank. WhatsApp resmi layanan pelanggan ...
Nasional
Surplus Beras Harus Diikuti...
Luar Negeri
Trump Kritik Kanada, Perang...
Nasional
Pengendalian Polusi Jabodet...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.