Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Singapura Akan Jadi Pasar Kendaraan Penumpang Listrik Terbesar di Asean pada 2040

📅 Selasa, 10 Sep 2024, 00:04 WIB | Oleh:
Singapura Akan Jadi Pasar Kendaraan Penumpang Listrik Terbesar di Asean pada 2040 Doc: istimewa
Ket. Laporan tersebut menyebutkan bahwa total 80 persen dari semua kendaraan penumpang di Singapura akan bertenaga listrik pada tahun 2040.

SINGAPURA - Menurut laporan dari layanan penelitian energi BloombergNEF (BNEF), baru-baru ini, Singapura diperkirakan akan menjadi pangsa kendaraan listrik penumpang (EV) terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2040.

"Sebanyak 80 persen dari semua kendaraan penumpang di Singapura diperkirakan akan bertenaga listrik pada tahun itu, dibandingkan dengan rata-rata regional sebesar 24 persen," kata laporan itu.

Dikutip dariThe Straits Times, sedangkanThailand, di tempat kedua, diperkirakan memiliki pangsa 41 persen, diikuti oleh Vietnam (31 persen), Indonesia (25 persen), Malaysia (15 persen) dan Filipina (10 persen).

"Singapura memiliki tingkat adopsi EV tertinggi di antara enam negara Asia Tenggara pada tahun 2023, dengan EV menyumbang sekitar 19 persen dari semua kendaraan yang dijual di sini," kata BloombergNEF.

Berdasarkan data Otoritas Transportasi Darat, dalam tujuh bulan pertama tahun 2024 saja, kendaraan listrik menyumbang 32,1 persen dari registrasi mobil baru.

Menurut laporan BloombergNEF yang dirilis pada 26 Agustus, Republik ini juga memiliki kepadatan stasiun pengisian daya kendaraan listrik publik tertinggi di Asia Tenggara pada tahun 2023, dengan satu stasiun pengisian daya untuk setiap tiga kendaraan listrik. Di Thailand, terdapat satu pengisi daya publik untuk setiap 16 kendaraan listrik. Malaysia memiliki satu untuk setiap 38 kendaraan listrik, dan Indonesia memiliki satu untuk setiap 42 kendaraan listrik.

Dalam laporannya tahun 2024 tentang prospek kendaraan listrik di kawasan tersebut, BloombergNEF mengatakan penurunan harga baterai adalah "kunci adopsi kendaraan listrik".

Biaya pembuatan baterai dapat berfluktuasi tergantung pada ketersediaan dan biaya bahan baku dan komponen lainnya, serta faktor penawaran dan permintaan.

"Hal ini karena baterai merupakan komponen kendaraan listrik yang paling mahal," kata Komal Kareer, penulis laporan tersebut.

"Turunnya harga baterai akan mengurangi biaya awal kendaraan dan membuat kendaraan listrik kompetitif dengan kendaraan berbahan bakar bensin," kata Kareer, yang meneliti transportasi bersih di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Ia mencatat bahwa hambatan utama adopsi kendaraan listrik adalah "kurangnya model listrik yang dapat bersaing dengan harga (mobil berbahan bakar fosil) tersebut serta memberikan kinerja yang diinginkan".

Dalam laporannya, BloombergNEF meramalkan harga baterai akan turun hingga 17 persen setiap kali jumlah total baterai di pasaran berlipat ganda. Antara tahun 2010 dan 2023, harga baterai turun 90 persen.

Pada tahun 2023, penjualan kendaraan listrik penumpang tahunan di Asia Tenggara meningkat tiga kali lipat untuk tahun kedua berturut-turut, didorong oleh kebijakan yang mendukung dan semakin banyaknya produsen mobil Tiongkok di kawasan tersebut, yang telah didukung oleh subsidi dan keringanan pajak.

Misalnya, produsen mobil besar Tiongkok seperti BYD (Build Your Dream), Great Wall Motor, dan GAC (Guangzhou Automobile Group Co) Aion, memiliki fasilitas manufaktur di Thailand, yang sejauh ini merupakan pasar kendaraan listrik terbesar di kawasan tersebut, dengan penjualan meningkat lebih dari empat kali lipat menjadi 86.383 unit pada tahun 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.