Sangat Disayangkan Ribuan Kursi Dibiarkan Kosong
📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 12:57 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: Aloysius/Koran Jakarta
JAKARTA - Hingga hari terakhir masih banyak umat yang bertanya apakah masih bisa mengikuti misa kudus yang dipimpin Paus Fransiskus di Stadion Utama, kompleks GBK.
Namun panitia selalu mengatakan sudah tidak bisa. Ditekankan juga oleh Ketua Panitia Kunjungan Paus, Ignasius Jonan, umat yang tidak memiliki tiket atau gelang tidak bisa masuk. Kursi stadion sudah penuh. Lebih baik di rumah saja lewat TV. Atau streaming di gereja.
Namun, sayang ternyata masih ribuan kursi kosong melompong. Ini mungkin oleh panitia sengaja dikosongkan karena di belakang panggung. Belum ada yang dapat dikonfirmasi mengenai ini.
Mestinya panitia menawarkan posisi tersebut kepada umat dengan catatan di belakang panggung. Sangat mungkin banyak umat yang mau. Toh masih bisa melihat seluruh stadion juga. Apalagi Paus masuk dari belakang panggung.
"Saya mau banget kalau dikasih tahu. Sayang banget ini ternyata masih ribuan bangku kosong. Saya nggak dapat undian," ujar warga Paroki Curug, Helena, Krysta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal sama diungkapkan Indah dari Santo Agustinus, Tangerang. "Ih sayang banget tu. Aku mau sekali di situ, " tandasnya. Sejumlah umat lain yang gagal mendapat tiket ke Stadion Utama saat ditanya hal sama, rata-rata menyesalkan dan agak marah karena begitu banyak kursi kosong.
"Apa masalahnya di situ? Banyak juga gereja yang tidak muat, lalu umat hanya di luar saat misa. Selain itu kan bisa dipasangi layar," jelas Andika dari Paroki Katedral Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!