Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perdagangan Karbon Mendorong Pembiayaan Iklim

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 09:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perdagangan Karbon Mendorong Pembiayaan Iklim Doc: ANTARA/Muzdaffar Fauzan
Ket. Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk GBFA Mari Elka Pangestu dalam sesi tematik Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024 di Jakarta, Jumat (6/9/2024).

JAKARTA - Utusan Khusus Presiden untuk Global Blended Finance Alliance (GBFA) Mari Elka Pangestu mengatakan penciptaan perdagangan karbon mendorong terpenuhinya pembiayaan untuk memitigasi perubahan iklim (climate finance).Mari Elka ditemui usai menjalani diskusi meja bundar terkait pembiayaan hijau (green financing) dalam ajang Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024 di Jakarta, Jumat (6/9) mengatakan dengan menciptakan pasar untuk karbon, hal tersebut akan menarik minat investasi sektor swasta untuk turut berkontribusi memajukan transisi energi."Jadi inti dari climate finance ini kebanyakan memerlukan sektor swasta, karena 75 persen pembiayaan datang dari sektor swasta," kata dia.Ia mengatakan diskusi yang dilakukan oleh Indonesia ini, membahas soal upaya sektor keuangan untuk mewujudkan pembiayaan hijau, seperti halnya terkait aturan Taksonomi Untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) yang diregulasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menurutnya bisa memberikan klasifikasi terhadap sektor pendorong dekarbonisasi.

Ia menyampaikan, ke depan perlu adanya kesepakatan mengenai klasifikasi taksonomi proyek, sehingga para penyedia pembiayaan bisa mengetahui sektor yang mendorong ekonomi hijau.Otoritas Jasa Keuangan menyatakan, bahwa volume perdagangan bursa karbon mencapai 572.064 ton setara karbondioksida (tCO2e) hingga 30 April 2024.Akumulasi nilai perdagangan dari jumlah volume tersebut sebesar Rp35,31 miliar dengan rincian nilai transaksi 27,9 persen di pasar reguler, 19,76 persen di pasar negosiasi dan 52,34 persen di pasar lelang.Jumlah pengguna jasa berizin, volume perdagangan, maupun akumulasi nilai perdagangan tersebut menunjukkan kenaikan dibandingkan data per 28 Maret 2024, walaupun tidak signifikan.Pemerintah Indonesia sebelumnya, telah menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan NZE yang tercantum dalam Perjanjian Paris melalui Enhanced-Nationally Determined Contribution (E-NDC) sebanyak 912 juta ton pada tahun 2030.Forum ISF 2024 merupakan ajang resmi Pemerintah Indonesia bagi para pemimpin dunia dari berbagai sektor dan negara untuk dapat bertukar pikiran dan pengetahuan sekaligus memberikan solusi dan praktek terbaik menghadapi perubahan iklim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Nasional
PT KAI Siapkan 472.659 Tike...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.