Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

7-Eleven Jepang Tolak Tawaran Akuisisi Grup Circle K

📅 Jumat, 06 Sep 2024, 12:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
7-Eleven Jepang Tolak Tawaran Akuisisi Grup Circle K Doc: Kyodo
Ket. Toko serba ada 7-Eleven sangat digemari di Jepang.

TOKYO -Pemilik 7-Eleven asal Jepang mengatakan pada hari Jumat (6/9), pihaknya telah menolak tawaran akuisisi raksasa ritel Kanada Alimentation Couche-Tard (ACT) dengan mengatakan bahwa proposal itu "sangat meremehkan" nilai perusahaannya .

Sebagai jaringan toko serba ada terbesar di dunia, 7-Eleven mengoperasikan lebih dari 85.000 gerai di seluruh dunia.

Surat dari dewan direksi Seven & i Holdings kepada pesaingnya di Kanada menyatakan bahwa perusahaan tersebut terbuka untuk "terlibat dalam diskusi yang tulus jika Anda mengajukan proposal yang sepenuhnya mengakui nilai intrinsik mandiri kami".

"Kami tidak yakin, karena beberapa alasan penting, bahwa proposal yang Anda ajukan memberikan dasar bagi kami untuk terlibat dalam diskusi substantif mengenai transaksi potensial," katanya.

Pembelian Seven & i Holdings akan menjadi pengambilalihan asing terbesar yang pernah dilakukan terhadap perusahaan Jepang.

Penggabungan semacam itu akan menciptakan raksasa toko serba ada internasional yang menggabungkan 7-Eleven, Couche Tard, Circle K, dan merek lain di seluruh Asia, Amerika Utara, dan Eropa.

Seven & i memiliki nilai pasar sekitar 5,6 triliun yen (39 miliar dollar AS). Toko 7-Eleven sangat digemari di Jepang, menjual segala hal mulai dari makanan siap saji hingga payung.

Surat dewan tersebut mengatakan tawaran ACT adalah 14,86 dollar AS per saham secara tunai.

ACT mengoperasikan lebih dari 16.700 gerai di 31 negara dan wilayah.

Surat tersebut menyebut proposal "dibuat pada waktu yang tepat" dan mengatakan bahwa proposal tersebut "sangat meremehkan jalur mandiri kami dan berbagai jalur tambahan yang dapat ditindaklanjuti yang kami lihat untuk mewujudkan dan membuka nilai pemegang saham dalam jangka pendek hingga menengah".

Hal ini juga menimbulkan kekhawatiran mengenai regulasi.

"Proposal Anda tidak cukup mengakui berbagai tantangan signifikan yang akan dihadapi transaksi semacam itu dari lembaga penegakan hukum persaingan Amerika Serikat dalam lingkungan regulasi saat ini," kata surat itu.

Seven & i Holdings adalah pengecer terbesar di Jepang.

Selain mengoperasikan 7-Eleven, jaringan toko serba ada terbesar di negara ini, bisnisnya meliputi operator supermarket Ito-Yokado, jaringan restoran Denny's, dan Tower Records, toko rekaman AS yang pernah populer tetapi bangkrut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.