Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendes Diminta Siapkan Fasilitas Penunjang untuk Transmigran

📅 Selasa, 03 Sep 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendes Diminta Siapkan Fasilitas Penunjang untuk Transmigran Doc: ANTARA/Basri Marzuki
Ket. Ilustrasi: Petani memanen sayur bayam di kawasan transmigrasi Desa Bulu Pontu Jaya, Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (11/1/2023).

Jakarta - Komisi V DPR RI meminta Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyiapkan anggaran untuk fasilitas penunjang bagi para transmigran untuk mendukung kelangsungan hidup di daerah tempat tinggal barunya.

Anggota Komisi V DPR RI Sri Rahayu mengatakan penyediaan fasilitas dan biaya penunjang ini ditujukan agar transmigran bisa menghidupi kebutuhan sendiri, termasuk dengan memiliki pekerjaan.

"Jangan kemudian hanya memberikan semacam promosi 'pindah ke sana nanti akan ini (kaya)', di sana harus diberikan pekerjaan," kata Sri dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pejabat eselon I Kemendes PDTT di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Senin.

Menurutnya, anggaran untuk fasilitas penunjang di daerah transmigrasi seperti untuk pembangunan jalan dan lingkungan dapat mendorong meningkatnya angka transmigran mandiri.

"Saya juga menyoroti transmigrasi mandiri itu harusnya dituntaskan sehingga contoh transmigran itu 'oh pindah di sana ternyata lebih bahagia, lebih terjamin' dan seterusnya," ujar Sri.

Di samping penyediaan fasilitas penunjang, Sri juga menekankan pentingnya komunikasi antara pemerintah pusat dengan kepala daerah terkait.

"Karena setelah selesai tidak ada komunikasi secara baik dengan bupati dan kepala daerah setempat itu juga menjadi bencana bagi transmigran," katanya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengingatkan bahwa pelaksanaan transformasi transmigrasi harus didasarkan pada kesiapan prasarana dan sarana daerah tujuan.

"Transformasi transmigrasi alias transpolitan harus didasarkan kesiapan lahan yangclear and clean, kesiapan prasarana dan sarana lokal, serta berbasis inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi terkini," kata Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar.

Menurutnya, transformasi transmigrasi yang disesuaikan dengan kesiapan dan potensi daerah terkait akan mempermudah pembangunan kawasan baru serta menghadirkan masyarakat transmigrasi yang lebih berkualitas.

Gus Halim menyampaikan pula pelaksanaan program transmigrasi di Tanah Air sejauh ini secara konsisten telah berhasil mencapai target signifikan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Beberapa target yang dicapai, kata dia melanjutkan, antara lain memindahkan, menata, dan menempatkan penduduk sebanyak 2,2 juta kepala keluarga atau 9,2 juta jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.