Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TransJakarta Tingkatkan Pemahaman Warga Perbedaan JakLingko-Mikrotrans

📅 Senin, 02 Sep 2024, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
TransJakarta Tingkatkan Pemahaman Warga Perbedaan JakLingko-Mikrotrans Doc: ANTARA/HO-PT Transportasi Jakarta
Ket. Halte Tosari menjadi tempat kegiatan "Temu Perjalanan", Jakarta, Minggu (1/9/2024).

JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) terus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan transportasi publik di Jakarta, salah satunya terkait dengan perbedaan JakLingko dan Mikrotrans.

Belakangan, muncul kesalahpahaman di masyarakat mengenai perbedaan sistem transportasi terintegrasi JakLingko dan layanan Mikrotrans.

"Pada kesempatan ini, saya ingin meluruskan bahwa JakLingko merupakan sistem transportasi terintegrasi yang menjadi payung berbagai moda transportasi di Jakarta, termasuk TransJakarta, MRT, dan LRT," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Humas TransJakarta Tjahjadi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/9).

Sistem tersebut, sebut dia, dirancang untuk mempermudah perpindahan antarmoda dengan sistem pembayaran terintegrasi, yang tentunya memberikan kemudahan bagi mobilitas warga.

Sementara itu, Mikrotrans merupakan salah satu moda dalam jaringan JakLingko yang beroperasi sebagai angkutan kota (angkot) dengan menggunakan kendaraan kecil yang biasa disebut angkot.

"Mikrotrans berfungsi untuk melayani rute-rute pendek di area perumahan dan jalan sempit. Meskipun berada dalam sistem JakLingko, Mikrotrans memiliki peran spesifik sebagai angkot, yang berbeda dari moda transportasi lain seperti bus TransJakarta atau MRT," ujar Tjahjadi.

Menurut dia, manfaat Mikrotrans telah dirasakan berbagai kalangan masyarakat. Misalnya, ibu-ibu rumah tangga dapat dengan mudah menggunakan Mikrotrans untuk beraktivitas sehari-hari keluar rumah tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.

Anak-anak sekolah pun di area perumahan juga dapat dengan aman menggunakan Mikrotrans untuk perjalanan harian.

"Mikrotrans juga bermanfaat bagi para pekerja yang tinggal di perumahan yang jauh dari jalur utama bus TransJakarta sehingga mereka dapat menjangkau halte TransJakarta atau stasiun MRT terdekat dengan mudah. Hal ini meningkatkan efisiensi waktu dan kenyamanan, terutama saat jam sibuk," ucapnya.

Dengan berbagai inovasi dan penyesuaian layanan tersebut, TransJakarta mengharapkan semakin banyak masyarakat beralih ke transportasi publik. Hal itu juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengurangi kemacetan dan mempromosikan penggunaan transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.