Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Selidiki Penyebab Tiga Pemuda Tewas Usai Konsumsi Miras di Garut

📅 Senin, 02 Sep 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Selidiki Penyebab Tiga Pemuda Tewas Usai Konsumsi Miras di Garut Doc: ANTARA/HO-Polres Garut
Ket. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara kasus tiga pemuda tewas setelah menenggak minuman keras oplosan di Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (1/9/2024).

Garut - Kepolisian Resor Garut menyelidiki penyebab tiga pemuda yang tewas setelah diketahui mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan yang diracik sendiri dengan bahan campuran alkohol 70 persen di Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk kasus tersebut," kata Kepala Satuan Narkoba Polres Garut AKP Usep Sudirman di Garut, Minggu.

Ia menuturkan pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait adanya tiga orang meninggal dunia, dan enam orang menjalani perawan medis setelah mengkonsumsi miras hasil racikan sendiri.

Jajaran Satuan Narkoba Polres Garut dan polsek setempat, kata dia, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara tempat korban mengkonsumsi minuman keras oplosan itu.

Ia menyebutkan hasil penyelidikan sementara bahwa mereka sengaja meracik minuman itu dengan bahannya yakni cairan alkohol 70 persen yang dibeli secara daring, kemudian dicampur minuman berenergi.

"Hasil pemeriksaan sementara para saksi bahwa alkohol 70 persen tersebut dibeli melalui toko online," katanya.

Ia menyampaikan, informasi yang dihimpun kepolisian bahwa mereka mengkonsumsi miras oplosan itu, Jumat (30/8), kemudian efeknya terasa lama sampai akhirnya tiga orang meninggal dunia, Minggu.

Mereka yang berkumpul meracik minuman racikan itu sebanyak sembilan orang, tiga orang di antaranya yang tewas yakni inisial DA (16), AA (22) dan PN (17) warga Kecamatan Peundeuy.

Sedangkan pemuda lainnya yang mengkonsumsi minuman tersebut dan harus menjalani perawatan medis di Puskesmas Peundeuy yakni inisial RYI (17), dan AA (19) harus dirujuk menjalani perawatan medis di RSUD Garut.

Sedangkan empat orang lainnya yakni inisial MF (19), RM (18), W (19) dan IU (16) juga sama warga Kecamatan Peundeuy sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis di puskesmas.

Kepolisian untuk kepentingan proses penyelidikan memasang garis polisi di sebuah rumah yang digunakan mereka untuk menenggak minuman racikan, kemudian menyita barang bukti yang ada di lokasi kejadian untuk penyelidikan lebih lanjut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.