Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Partai Sayap Kanan Jerman Diprediksi Menang Pemilu Negara Bagian

📅 Senin, 02 Sep 2024, 02:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Partai Sayap Kanan Jerman Diprediksi Menang Pemilu Negara Bagian Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Jajak pendapat lembaga penyiaran publik ARD, Minggu (1/9/2024), mendapati hasil bahwa untuk pertama kalinya partai sayap kanan Jerman, Alternative for Germany (AfD) diprediksi akan menang pemilu negara bagian Jerman.

Berlin - Partai sayap kanan Jerman, Alternative for Germany (AfD), diprediksi akan menang pemilu negara bagian untuk pertama kalinya, Minggu (1/9), demikian menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga penyiaran publik ARD.

AfD yang anti-imigran diperkirakan meraih 30,5 persen suara di negara bagian Thuringia bagian timur, sekitar 6 persen lebih unggul dibandingkan Partai Demokrat Kristen (CDU) yang berhaluan tengah-kanan.

Partai Sosial Demokrat (SPD) yang dipimpin oleh Kanselir Olaf Scholz diprediksi hanya akan meraih 7 persen suara, salah satu hasil pemilu terburuk mereka di negara bagian ini.

Mitra koalisi mereka, Partai Hijau dan Partai Demokrat Bebas yang berhaluan liberal, tidak berhasil mencapai ambang batas 5 persen yang diperlukan untuk masuk ke parlemen negara bagian.

Partai populis sayap kiri yang baru terbentuk, Bundnis Sahra Wagenknecht (BSW), diperkirakan akan meraih 16 persen suara dan menjadi kelompok terbesar ketiga di parlemen negara bagian.

Di negara bagian tetangga, Saxony, persaingan ketat sedang berlangsung, dengan jajak pendapat menunjukkan bahwa 30 persen suara diberikan kepada AfD sayap kanan dibandingkan dengan 31,5 persen yang mendukung Demokrat Kristen.

Pemerintahan koalisi kiri-liberal Scholz bersiap untuk menghadapi kekalahan besar juga di wilayah ini, di tengah meningkatnya ketidakpuasan pemilih terhadap kebijakan pemerintah Ukraina, reformasi energi yang mahal, dan kekhawatiran tentang migrasi yang tidak teratur.

Jajak pendapat keluar memperkirakan Partai Sosial Demokrat meraih sekitar 8,5 persen suara, Partai Hijau mendapatkan 5,5 persen, dan Partai Demokrat Bebas di bawah 2 persen.

Partai sayap kiri BSW pimpinan Sahra Wagenknecht diperkirakan akan raih sekitar 12 persen suara.

Pemungutan suara pada Minggu di dua negara bagian timur itu dipandang luas sebagai ujian bagi Kanselir Olaf Scholz dan pemerintahan koalisi kiri-liberalnya menjelang pemilihan umum federal tahun depan.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa sebagian besar pemilih khawatir tentang kesejahteraan ekonomi mereka dan menuntut tindakan yang lebih tegas dari pihak berwenang untuk menghentikan migrasi yang tidak teratur serta menangani ancaman keamanan dalam negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

58 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.